Perolehan Suara PKB ungguli Partai Besar

Perolehan Suara PKB ungguli Partai Besar
RAIH KEMENANGAN MUTLAK: Sekretaris DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jabar Oleh Soleh menyambut dan bersalaman dengan Cawapres KH Ma’ruf Amin ketika melakukan kunjungan ke Kabupaten Garut.
0 Komentar

BANDUNG – Perolehan suara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada pemilu kali ini memperoleh hasil sangat baik. Bahkan sejumlah partai politik besar seperti Partai amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berada di bawah PKB dan Partai Demokrat.

Sekretaris DPW PKB Jawa Barat Oleh Soleh mengatakan, membaiknya suara PKB diik­uti juga dengan meningkatnya perolehan suara di Jawa Barat.

Menurutnya, peningkatan ini disebabkan oleh efek ekor jas atau coat-tail effect Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019. Selain itu, mendongkraknya perolehan suara PKB Jabar lantaran mam­pu memaksimalkan meraih swing voters dan undecided voters di wilayahnya yang men­capai 10 %. Oleh mengkalim PKB Jabar mampu menjaring 8,45 % suara tersebut.

Baca Juga:Bupati Bandung Barat Sebut Rotasi Dilaksanakan pada Bulan RamadanIngin Mengubah Sampah Digital Menjadi Karya Seni

“Ada strategi khusus untuk mendekati kelompok swing voters dan undecided voters, tetapi pada intinya kami me­nawarkan politik kebangsaan yang Rahmatan Lilalamin, bukan menakut-nakuti atau politik pesimistis” jelas Oleh seperti yang dikutip oleh ta­garnews kemarin

Pondasi yang telah diterap­kan tokoh ikon PKB, yaitu Presiden Indonesia ke-4 Ab­durrahman Wahid atau Gus Dur menjadi aspek lain men­dekatnya pemilih Pileg 2019 Jabar ke PKB.

“Janji politik kami kemarin, apabila PKB mampu mem­peroleh suara banyak. PKB menjanjikan keadilan untuk semua bidang. Sebagaimana pondasi yang sudah dibangun oleh almarhum Gusdur yang mencetuskan keadilan, ter­jaganya NKRI, persatuan dan Kebhinekaan serta tegaknya Pancasila,” terangnya.

Ditawarkannya dana desa naik jika dapat melenggangnya PKB di DPRD Provinsi Jabar hingga Senayan menjadi amu­nisi lain seiring janji dukungan regulasi hingga pembiayaan ekonomi kreatif di Jabar. Ter­akhir, lanjut Oleh, UU Pesantren mampu menyasar pemilih dari kelompok Islam.

“PKB menang dana desa naik, kemarin itu yang kita janjikan. Pengurangan peng­angguran di Jabar pun kita tawarkan dengan solusi salah satunya pengembangan eko­nomi kreatif,” ungkap Oleh.

Seperti diketahui, saat Pileg 2014, PKB berada di posisi 7 dari total hasil perolehan suara di Jabar. Kini, PKB me­nyodok ke urutan 5 ketika Pileg 2019. Begitu juga dengan Partai Gerindra ada di urutan 5 kemudian melesat ke po­sisi ke-3 di Pileg Jabar 2019.

0 Komentar