Timsus 1901 Tak Berhenti di Pilpres

Timsus 1901 Tak Berhenti di Pilpres
TERUS BEKERJA: Sekretaris Jenderal Timsus 1901 Juara H. Deden Nurul Hidayat ST MM memastikan akan terus mengawal penghitungan suara hingga tuntas. Tak hanya itu, pihaknya juga bakal mendorong agar jumlah partisipasi pemilih di Jabar bisa terus meningkat dalam kegiatan pemilu.
0 Komentar

BANDUNG – Timsus 1901 Jabar Juara segera mengeva­luasi diri atas raihan suara pada Pilpres 2019. Meski Ca­pres Jokowi – Ma’ruf Amin memenangi raihan suara dalam hasil hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga survei.

Sekretaris Jenderal Timsus 1901 Juara H. Deden Nurul Hidayat ST MM mengatakan, timsus sudah berupaya ekstra untuk mendongkrak raihan suara capres nomor urut 01. Meski kenyataannya, di Jabar suara Jokowi – Ma’ruf Amin hanya berkisar 40 persen ber­dasarkan hasil hitung cepat.

“Tentu kami evaluasi dan menjadi refleksi bagi kami. Dari target 54 persen, kita hanya tembus 40 persen. Kurang 14 persen,” kata Deden kepada Jabar Ekspres, Jumat (19/4).

Baca Juga:Dorong Pembangunan dan Pelayanan PublikPetugas & KPU Cimahi Kurang Siap Selenggarakan Pemilu

Sebelumnya, dia bersama tim sangat optimistis bisa mencapai target. Sebab, tim bersama kader di daerah su­dah menjalankan beberapa program.

Timsus 1901 Juara sudah berupaya maksimal untuk mendorong partisipasi pemi­lih di tengah tingginya plura­lisme di Jawa Barat.

Salah satunya menyosiali­sasikan Capres Jokowi-Ma’ruf Amin, melalui mobil Emoji (Eta Mobil Nomor Hiji).

Sebanyak 14 unit mobil emoji tersebut terbukti mam­pu menyedot perhatian ma­syarakat.

“Relawan yang berjumlah 445.000 ini akan door to door untuk menginformasikan kepada masyarakat tentang keberhasilan atau capaian Jokowi, menyampaikan pro­gram 5 tahun ke depan yang berkaitan dengan kepenting­an Jawa Barat dan meluruskan atau mengklarifikasi berita hoax yang beredar di masya­kat,” tuturnya.

Deden mengungkapkan, selain membentuk tim, rela­wan timsus juga melakukan kegiatan sosial seperti pasar murah, pengobatan gratis, pengasapan (fogging), man­cing ikan dan kegiatan jalan sehat serentak di 27 kabupa­ten/kota se-Jawa Barat.

“Jabar tidak mudah. Jabar paling padat penduduknya dan paling majemuk. Di sam­ping itu, isu mengenai kea­gamaan masih melekat. Ma­syarakat Jabar ini pluralis, menjadi tantangan bagi semua pihak,” paparnya sambil me­nambahkan, terus berkoor­dinasi dengan Tim Kampanye Daerah (TKD) di Jabar dalam memenangkan Capres Jo­kowi – Ma’ruf Amin.

Baca Juga:Dekranasda Dorong Perajin MenduniaRumor Tersingkirnya Lopicic Belum Jelas

Kendati sulit, Timsus 1901 Juara tidak lantas menyerah. Menurut Deden, Timsus 1901 sudah melakukan upaya ma­sif ketika kampanye dan per­siapan hari H pencoblosan.

0 Komentar