“11 misi menjadi 5, masih tetap kita prioritaskan. Masih harus dikoreksi yaitu masalah infrastruktur dasar pengairan, baik untuk mengendalikan banjir maupun irigasi teknis untuk kepentingan pertanian, perikanan dan peternakan demi kesejahteraan rakyat,” tuturnya
Hal yang sama disampaikan Wakil Bupati Bandung Gun Gun Gunawan, menurutnya Musrenbang bukan hanya agenda seremonial rutin. Juga tidak hanya bertujuan mengkalkulasikan besar kecilnya alokasi anggaran dalam setiap program.
“Perencanaan merupakan bagian awal suatu proses untuk mencapai tujuan, yang mana akan sukses jika di implementasikan dengan sungguh-sungguh demi kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Baca Juga:Sosialisasikan Program Unggulan, Dua Caleg Gelar DiskusiMUI Mengecap Aksi Penembakan di Selandia Baru
Proses perencanaan dilakukan melalui tahapan sebagai upaya dan komitmen dalam membangun Kabupaten Bandung. Kesamaan pandangan dan harapan dari seluruh pelaku pembangunan, melalui pendekatan teknoratik, poliitk, partisipatif, top down – bottom up, semuanya dilalui untuk mewujudkan keberhasilan pembangunan di Kabupaten Bandung.
Menurutnya, pihaknya sangat apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya, atas partisipasi dan kontribusi seluruh peserta Musrenbang 2019.
“Saya sangat mengapresiasi Focus Group Discussion (FGD) dan pembekalan pada kegiatan ini. Saya harap implementasinya dapat lebih mendorong pada inovasi dan juga kreativitas dalam penyusunan program,” tutup dia (yul/rus)
