oleh

Jangan Menjadi Proyek Buang Anggaran

Kondisi itu jelas disayangkan karena ada uang rakyat yang terbuang percuma. Hal itu bisa terjadi karena perenca­naannya tidak matang dan perawatan tidak kontinu. Masyarakat pun menilai se­perti program yang asal dija­lankan dan asal selesai. Hal itu akhirnya menimbulkan kekhawatiran yang sama ter­hadap konsep pembuatan mural di Underpass Padala­rang.

“Jangan sampai terjadi lagi. Programnya tidak berkela­njutan karena pekerjaan asal dilakukan, sehingga uang rakyat yang bersumber dari APBD jadi sia-sia,” tegasnya

Kawasan di sepanjang Un­derpass Padalarang yang menjadi pintu gerbang menu­ju perkantoran Pemkab Bandung Barat ditata oleh Bidang Pertamanan Dinas Perumahan dan Permukiman. Penataan itu salah satunya dengan membuat mural lu­kisan di dinding sepanjang lebih dari 10 meter dengan mengambil tema tempat-tempat yang menjadi ikon di KBB seperti gedung perkan­toran, Boscha, dan lain-lain.

Terpisah sebelumnya, Ke­pala Bidang Pertamanan pada Dinas Perumahan dan Permukiman KBB Lia Yulia mengakui, program pem­buatan mural ini baru per­tama kali dilakukan. Proyek pembuatan mural ini sudah masuk dalam surat perintah kerja (SPK) dan sebenarnya bukan hanya akan ada di Un­derpass Padalarang. Mural ini akan ada juga di Alun-alun Lembang. Tujuannya agar kawasan tersebut menjadi lebih tertata dan tidak kumuh.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga