Selain itu, sejumlah informasi yang bisa diolah oleh PPID, baik melalui media cetak maupun elektronik, termasuk media sosial. Sehingga, keberadaan Informasi tersebut dapat dengan mudah diakses masyarakat.
Dalam diskusi Workshop tersebut dikemukakan pertanyaan dari salah-satu peserta yang memiliki kendala Sumber Daya Manusia (SDM) dia mengaku tidak memiliki waktu mengelola informasi dengan alasan pekerjaan banyak dan kondisi membuat tidak optimal mengelola media sosialnya.
Untuk itu dia meminta kepada kewilayahan agar memiliki distribusi pegawai secara merata, khususnya untuk pengelola informasi dan membuat dokumentasi.
Baca Juga:Latihan Keras Tiga Bulan, Berharap Wakili Provinsi di PONMasyarakat Bisa Ikut Awasi Lelang
Wawan menambahkan, untuk mengatasi masalah koneksi jaringan internet dia mengaku kondisi geografis menjadi masalah sejumlah kecamatan yang masih terkendala seperti Kecamatan Rancabeli dan Arjasari.
Kendati begitu, untuk mengatasinya pihaknya bersama Diskominfo sedang menggalakan pemasangan fiber optik ke daerah-daerah terpencil pada 2019 ini.
’’Pemasangan fiber optik akan secara masif dilakukan supaya semua daerah terjangkau dan Informasi dapat menyentuh daerah terpencil,” pungkas dia. (yul/yan)
