”Semua yang mengerjakan kami sendiri dari awal produksi hingga selesai. Untuk film animasi juga dubing suara dan karakter animasi kami sendiri yang membuatnya, termasuk alur cerita murni hasil kreasi kami,” ujar Ahamad.
Salah satu siswa SMKN 4 Garut yang termasuk dalam tim pembuat animasi, Putri Berel Sugiarti Pertiwi, mengatakan ide Animasi Kruncy Team berawal dari kehidupan di sekolah-sekolah yang ia amati.
”Indonesia ini kan beragam, di sekolah juga banyak siswa yang memiliki asal daerah atau suku yang berbeda, dari situ kami beride untuk membuat sebuah animasi tentang toleransi dengan mengacu pada kehidupan sekolah. Dalam animasi tersebut diceritakan tentang para siswa yang berbeda-beda asal dan suku kemudian bisa disatukan dengan lagi Indonesia Raya,” ujarnya.
Baca Juga:In-Kyun Datang Maung Makin PDEze Bisa Diduetkan Dengan Agung Mulyadi
Baik Ahmad sebagai pembimbing ataupun putri mengaku tidak ada kendala berarti dalam memproduksi film animasi ini.
”Siswa SMK itu semua kreatif, mereka punya kemampuan mumpuni. Maka saya kurang setuju jika disebut SMK ini mencetak pengangguran, siswa SMK ini kreatif kendalanya hanya disektor pemasarannya saja,” kata Ahmad menambahkan. (siti/ign)
