Gubernur Akan ”Dandani” Cirebon

RK-Cirebon
HUMAS JABAR UNTUK JABAR EKSPRES
TINJAU LOKASI: Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, saat meninjau sejumlah lokasi ikonik di Kota Cirebon, Rabu (14/11). Diantaranya Gubernur mengunjungi Alun- alun Kejaksan Kota Cirebon.
0 Komentar

Gubernur Emil mengungkap, suatu ruang publik harus bisa multifungsi. Artinya bisa untuk kegiatan yang motorik dan aktif, untuk kegiatan upacara, istigosah, konser, juga terdapat zona teduh untuk kegiatan “nongkrong”. Tak lupa, ada zona ritel untuk sarana be­lanja masyarakat. ”Tentu dengan mempertahankan faktor seja­rahnya,” katanya.

Sementara itu, sebagai ino­vasi unggulan Pemprov Jawa Barat di bidang kesehatan, program Layad Rawat kemarin juga dilaunching di Kota Cire­bon. Selain melaunching pro­gram Layad Rawat, gubernur juga meresmikan gedung Public Safety Centre (PSC) 119 Kota Cirebon di Jalan Sudarsono (depan RSUD Gunung Jati).

Gubernur menyatakan, Pem­prov Jabar akan mendupli­kasi program layanan Layad Rawat untuk diterapkan di kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat.

Baca Juga:Dua Kubu Capres Masih Saling LaporSeru! Zumba Party bareng ZES Richard Gormley di Holiday Inn Bandung Pasteur

”Kota Cirebon merupakan kota pertama di Jawa Barat yang me-launching program Layad Rawat ini. Dengan program ini akan mengurangi antrian ma­syarakat di rumah sakit yang ingin berobat. Untuk tahun depan, disediakan anggaran Rp200 miliar untuk melen­gkapi program Layad Rawat,” katanya kepada wartawan usai melakukan launching.

Lanjutnya, program itu akan dikelola secara bersama an­tara pemda dan Pemprov Jabar. Dengan begitu, seluruh masy­arakat di Jabar dari kalangan menengah ke bawah yang tidak memiliki akses ke rumah sakit maupun puskesmas akan di­datangi untuk mendapat pe­rawatan. (rdh/ign)

0 Komentar