Panselda Minta Pelamar Cek NIK

rekam__ektp-
LAKUKAN PEREKAMAN: Seorang warga sedang dilakukan pemindaian pada mata untuk membuat e-KTP.
0 Komentar

CIMAHI – Panitia Seleksi Daerah (Panselda) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Cimahi meminta para pelamar agar mengecek KTP Elektronik (e-KTP) sebelum mendaftar.

Kepala Badan Pengelolaan dan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Daerah (BPKSDMD) Kota Cimahi, Harjono mengungkapkan, Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang harus diisi ketika mendaftar CPNS langsung terintegrasi dengan data kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdikcapil) Kota Cimahi maupun Kemendagri RI.

”NIK informasi dari pusat di aplikasi sscn.bkn.go.id terintegrasi langsung dengan Disdukcapil. Ketika NIK masuk, langsung masuk data dari Disdukcapil,” ungkapnya, saat ditemui di Komplek perkantiran Pemkot Cimahi, Jalan Demang Hardjakusumah, kemarin (1/10).

Baca Juga:Dukung Program Gerakan Literasi SekolahAjay Ngebet Sepuluh Besar

Menurut Harjono, pengecekan data ke Disdukcapil sangat diperlukan untuk memastikan apakah e-KTP sudah terdata atau belum. Sebab, jika KTP bermasalah, maka tidak akan bisa mendaftar. ”Harus dibenerin dulu, baru bisa masuk mendaftar,” ujarnya.

Harjono menyebutkan, hingga Senin (1/10) pagi, jumlah pelamar yang memenuhi syarat mencapai 262 orang dari jumlah pelamar di Kota Cimahi sebanyak 301 orang. ”Pendaftar didominasi guru sebanyak 205 orang, tenaga kesehatan 53 orang dan tenaga teknis empat orang,” sebutnya.

Pemerintah Kota Cimahi sendiri menyediakan 240 formasi yang terdiri dari tenaga pendidik, tenaga kesehatan serta tenaga teknis.

Terpisah, Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cimahi, Yosephina Dewanti mengatakan, saat ini banyak masyarakat yang datang ke Disdukcapil untuk melakukan perbaikan e-KTP dan Kartu Keluarga (KK).

”Kita memang banyak didatangi masyarakat yang memperbaiki KTP dan KK, memang kita sedang melakukan sinkronisasi data. Bisa jadi sebagian di antaranya lapor perbaikan data untuk melamar CPNS,” katanya.

Menurutnya, tidak sedikit warga yang datang untuk mengurus administrasi kependudukan seperti KTP dan KK. Bahkan masih banyak yang memaksa ingin segera selesai karena akan mendaftar CPNS.

”Banyak juga yang begitu. Sekarang kan untuk menginput data dan mencetak itu tidak bisa sebentar, sedangkan warga kadang minta sehari beres. Kami minta warga itu paham, kalau mau mengurus surat-surat penting itu jangan mendadak,” tegasnya.

Baca Juga:Unla Gelar Pelatihan MC untuk Dosen dan Tenaga non-PendidikTolak P3K Karena Tak Ada Pensiun

Apabila mengalami permasalahan penggunaan data kependudukan, sebaiknya masyarakat segera mengurusnya ke kantor Disdukcapil Kota Cimahi.

0 Komentar