Dia menambahkan, sejauh ini e-macapatku sudah mengembangkan dua software. Pertama yaitu website emacapatku.com yang digunakan untuk mengunggah artikel macapat dan merekam macapat. Dengan adanya website ini, harapannya bakal menjadi ruang diskusi untuk umum.
Software yang kedua merupakan aplikasi android e-macapatku. Aplikasi yang masih dalam tahap pengembangan ini nantinya bisa diunduh melalui Playstore. “Aplikasi e-macapatku terbagi dua tipe nantinya yakni gratis dan ada yang berbayar. Pendapatan dari aplikasi berbayar akan dibagi dua untuk Sobokarti (salah satu gedung kesenian di Semarang) dan pengembangan e-macapatku sendiri,” tandasnya. (gul/JPC)
