Memantik Kreativitas Siswa

Memantik Kreativitas Siswa
Moh. Kurnia Dipraja, S.S.
Guru MTs. Darul Ihsan YUPPI Soreang
0 Komentar

Banyak pembelajaran yang bisa didapatkan melalui OSIS. Peserta didik bisa belajar bagaimana caranya memimpin dan mengelola sebuah organisasi, bekerjasama dalam kelompok, bertanggung jawab atas tugas yang diberikan, disiplin berorganisasi, berkreasi dan berinovasi dalam membuat program-program yang bermanfaat, baik itu bagi siswa maupun bagi sekolah, serta mengedepankan musyawarah dalam mengambil setiap keputusan. Melalui pembelajaran ini, diharapkan akan terbentuk karakter peserta didik yang visioner, kreatif, tanggung jawab, disiplin serta demokratis.

Sebagai bagian dari program ekstrakurikuler, sebagaimana yang telah dipaparkan diatas, maka kegiatan OSIS dilaksanakan di luar jam sekolah. Hal ini dimaksudkan untuk mengarahkan siswa dalam mengisi waktu dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat yang dapat melatih kreativitas mereka di luar jam sekolah serta membentengi siswa dari pengaruh buruk dari luar sekolah.

Menyikapi hal ini, kejelian pihak sekolah dalam menunjuk seorang pembina yang tepat, menjadi suatu hal yang sangat krusial. Pembina OSIS haruslah orang yang mempunyai dedikasi tinggi dan bebas dari kepentingan-kepentingan lain di luar unsur pembinaan. Pembina OSIS juga harus piawai dalam mengasah kreativitas, menggali potensi, minat dan bakat siswa serta bisa meramu ide-ide cemerlang dari pengurus OSIS untuk diimplementasikan menjadi program-program yang bermanfaat.

Baca Juga:Tiga Ribu Komputer untuk Menunjang Ujian PerbaikanTinjau Pelaksanaan UNP di Kota Bandung

Pengurus OSIS merupakan role model siswa teladan di sekolah. Mereka harus bisa memberikan contohyang baik terhadap siswa lain. Mereka juga bisa menjadi pemandu bagi siswa baru untuk lebih mengenal lingkungan sekolah sehingga siswa baru bisa terbantu dalam proses adaptasi di sekolah. Oleh karena itu, peran OSIS di sekolah perlu dimaksimalkan untuk mendukung pelaksanaan program-program yang telah dirancang oleh sekolah serta sebagai sarana untuk mengasah kreativitas siswa sesuai dengan potensi, minat dan bakat siswa.

Apabila strategi-strategi di atas dapat dilaksanakan dengan baik, maka diharapkan kreativitas siswa akan semakin tergali dan terus terasah, sehingga akan lahir generasi milenial yang kreatif, inovatif dan disiplin.***

0 Komentar