“Semoga keberanian dan ketulusan rekan-rekan menjadi ladang kebaikan dan bagian dari kontribusi kolektif mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera,” sambungnya.
Pembantu Rektor III Universitas Cendrawasi Dr. Jonathan Kiwasi Waroromi M.Si mengaku, bangga karena mahasiswa dan akademisi dapat ikut berpartisipasi membangun negeri.
“Ini semacam terobosan dan inovasi bagi kami. Ini hal besar karena seluruh komponen bangsa perlu dilibatkan. Kami melihat ini merupakan hal yang positif karena mahasiswa dan PTN sebagai penggerak bukan hanya penonton,” jelasnya.
Dia mengaku, terharu melihat banyak anak-anak muda yang terlibat. Dia juga berterima kasih kepada pemerintah dan PLN karena adanya program ini semoga berguna bagi seluruh rakyat Papua dan Indonesia.
Baca Juga:Karta Bojongmalaka Ciptakan Wisata AirMiris, Ada 96 Titik Anak Dilacurkan
Untuk diketahui, sebelum berangkat ke Papua dan Papua Barat pada 28 Juli 2018, para peserta diberikan pembekalan mulai dari pembangunan jiwa korsa dari TNI AD, pengenalan masyarakat papua dan topografi wilayah dari Papua Center UI, pemanfaatan data pengindraan jauh dari LAPAN dan workshop fotografi dan jurnalistik dari pakar media massa. Selain itu, peserta juga diberikan vaksinasi dan penyuluhan kesehatan serta asuransi kesehatan selama melaksanakan ekspedisi dua bulan ke depan. (rls/rie)
