Padukan Pendidikan Formal dan Agama

Padukan Pendidikan Formal dan Agama
PENDIDIKAN FORMAL: Pesantren Darul Falah Cihampelas menawarkan pendidikan formal di samping dengan rutinitas pendidikan agama
0 Komentar

NGAMPRAH– Keberadaan Pondok Pesantren di Kabupaten Bnadung Barat sangat membantu untuk mencetak generasi muda. Tidak hanya pengajian atau pendidikan agama, namun pendidikan formal seperti SMP dan SMA juga banyak yang berhasil melalui pesantren. Hal itu juga yang digagas oleh Pondok Pesantren Darul Falah yang berlokasi di Kecamatan Cihampelas Kabupaten Bandung Barat.

Pendidikan formal yang ada di pesantren bahkan bisa meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki kecerdasan dan wawasan umum sekaligus memiliki kekuatan rohani yang tangguh. Hal itu disampaikan KH. Asep Burhanuddin Pimpinan Pondok Pesantren Darul Falah di Cihampelas baru-baru ini.

Menurut dia, Pesantren Darul Falah memiliki ciri khas tertentu dibandingkan pesantren lainnya. Pesantren ini tidak hanya berkutat pada dunia sekolah saja. Namun, begitu kental dengan nilai-nilai pesantrennya juga dikenal dengan ke-NU-annya. “Pesantren kami selain menawarkan pendidikan agama, namun juga pendidikan formal pada umumnya juga tetap di ke depankan,” katanya.

Baca Juga:Tangisan Belgia Iringi Langkah Prancis ke Final Piala DuniaKacab BPR Kerta Raharja Hanya Lulus SMA

Sementara, Siti Rahmawati, santriah Pondok Pesantren Darul Falah mengungkapkan, jadwal belajar di pesantren ini cukup padat. Dimulai sesudah subuh sampai dengan tibanya waktu sekolah sekitar pukul 06.30. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah, setelah itu dilanjutkan mengaji dari pukul 14.00-15.00. “Kemudian setelah Isya dilanjutkan pengajian kitab kuning seperti kitab safinatunnajah, fathulqarib, sulamtaufiq, dan kitab imriti. Dan tidak hanya kajian kitab kuning, namun setiap santri harus setoran hafalan juz 30,” katanya.

Siti menjelaskan, setiap setahun sekali, ada salah satu kegiatan pesantren yang harus diikuti oleh setiap santri pada tingkatannya. Kegiatannya dinamakan “Haflah Tasyakur Hafalan” baik putra maupun putri, adapun hafalan yang diadakan di antaranya, hafalan juzamma, hafalan matan kitab jurumiyyah, hafalan nadhom maqshud, hafalan nadhom imriti, dan hafalan matan kitab shorof kailani.

Seperti diketahui, Pondok Pesantren Darul Falah memiliki 3 bagian, terdiri dari SMP, SMA dan STAI. Siswa dan siswi tidak semua mondok di pesantren, ada juga yang pulang ke rumah. Jumlah santri yang saat ini berada di Darul Falah sekitar 1500 orang. Bangunan pondok pesantren yang menjulang tinggi, tentunya selaras dengan kualitas santri dan siswa yang berada di Darul Falah tersebut. Siswa-siswi yang berada di pesantren ini banyak menorehkan prestasi. Misalnya, di kegiatan-kegiatan olimpiade tingkat kabupaten hingga nasional. (job/drx)

0 Komentar