Menurutnya, sikap negarawan dari kedua paslon itu patut ditiru oleh siapa pun termasuk oleh jajaran tim sukses dan masyarakat pendukung di bawahnya. Persaingan dan perbedaan pilihan itu hanya terjadi ketika kompetisi berlangsung. Sementara, ketika hasilnya sudah diputuskan maka semua harus kembali lagi sebagai masyarakat KBB yang utuh. Tidak ada perasaan benci, dendam, atau ingin menjatuhkan, karena semua fokus kembali untuk membangun KBB.
Dirinya bersama Hengky Kurniawan memberikan apresiasi positif atas sikap kedua paslon tersebut. Meskipun selama tahapan pilkada sejak dari awal hingga pelaksanaan debat sebanyak tiga kali persaingan cukup sengit, tetap mengedepankan perilaku santun dan saling menghargai. “Meskipun di atas panggung berkompetisi, tapi ketika selesai semuanya cair dan saling bersalaman,” tandasnya. (drx)
