Filosofi Luwak Jadikan Kopi Jabar Terbaik

Filosofi Luwak Jadikan Kopi Jabar Terbaik
RESMIKAN ACARA: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (tengah) didamping Dirut bank bjb Ahmad Irfan (kedua kanan) dan Ketua Kadin Jawa Barat Agung Suryamal Sutisno (kedua kiri) membuka acara West Java Coffee and Art dan Perayaan HUT ke-57 bank bjb di Jalan Diponegoro, Kota Bandung.
0 Komentar

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyebutkan, kopi Indonesia khususnya asal Jawa Barat memiliki keunikan dan kekhasan tersendiri. Ini karena proses pembuatannya menggunakan filosofi Luwak.

Dikatakan dia, Luwak hanya mengambil biji kopi matang sebagai dasar untuk menghasilkan kopi terbaik. ”Ini perilaku yang perlu kita Indonesiakan, bukan hanya di Jawa Barat saja. Yaitu, memetik kopi hanya yang matang-matang saja. Itu salah satu keunikan kita,” kata Gubernur saat membuka acara West Java Coffee and Art yang di depan Gedung Sate Jalan Diponegoro Kota Bandung, Jumat (11/5/2018).

”Ternyata, kita menggunakan filosofi Luwak. Ajaran Luwak yang digunakan oleh perajin-perajin kopi di Jawa Barat,” tambahnya.

Baca Juga:Serangan Bom Sasar Mapolrestabes SurabayaKunafe Lakukan Bersih Sungai Cikapundung

Kopi jadi salah satu potensi unggulan yang memiliki prospek pengembangan cukup menjanjikan. Untuk itu, melalui West Java Coffee and Art Gubernur berharap dapat lebih mengangkat dan mengenalkan kopi yang berasal dari Jawa Barat kepada masyarakat.

Untuk mendorong hal tersebut, Pemprov Jawa Barat memberikan penghargaan kepada pemenang lomba bussiness plan kopi berskala Jawa Barat. Penghargaan berupa gerobak kopi kepada 10 pebisnis kopi start up dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat.

Selain itu, dilakukan pula penyerahan sertifikat Badan Hukum Koperasi Ngopi Saraosna. ”Tentu hakekat pendirian Koperasi ini adalah sebagai bentuk usaha yang beranggotakan para petani kopi,” tutur Aher.

Di acara West Java Coffee and Art tersebut siapa pun bisa menikmati cita rasa kopi asli Jawa Barat di Ngopi Saraosna Volume 5, yang digelar selama dua hari (11-12/5/2018). Ada 50 tenan kopi pada acara itu.

0 Komentar