Nah, ini yang bisa jadi solusi peredam kreativitas Julian Draxler dkk. Entah Fernandinho atau Casemiro sama-sama tipikal petarung di lini tengah. Keduanya punya kelebihan pada duel-duel fisik. Bagusnya Fernandinho dan Casemiro juga bisa jadi pembeda di klubnya. Itulah yang bisa jadi penentu mengalirnya pergerakan joga bonito lini tengah Brasil dengan Paulinho. “Dia (Casemiro) dan saya sudah saling memahami,” ungkap Fernandinho yang termasuk dalam sisa-sisa skuad Mineirazo, dilansir Goal.
Apa kata Tite? “Kami akan tunjukkan pada mereka (Jerman) permainan yang kompetitif, dengan mentalitas tangguh, dan memainkan gaya yang jelas. Kami sedang mencari tempat agar bisa mengukur sejauh mana gaya main kami berhasil,” tutur Tite, kepada ESPN. Seperti deja vu dengan di Belo Horizonte, Brasil juga tanpa Neymar yang masih cedera.
Meski demikian, gelandang Jerman Toni Kroos menyebut Brasil tanpa Neymar yang tak akan sama seperti 2014 silam. “Brasil yang sekarang sudah dua tingkat di atas Brasil pada 2014 silam,” klaim Man of the Match saat laga di Estadio Mineirao itu, dikutip Kick Off. “Brasil juga sudah tak lagi tergantung dengan Neymar,” sahut winger muda Jerman, Leroy Sane, dilansir di Sport 1. (ren/ign)
