“Mari Bung Terus Membangun”

“Mari Bung Terus Membangun”
ACHMAD NUGRAHA/JABAR EKSPRES
TABUR BUNGA: Pemerintah Kota Bandung bersama masyarakat melakukan ziarah ke makam pahlawan dalam rangkaian peringatan Hari Bandung Lautan Api.
0 Komentar

BANDUNG – Pelaku sejarah yang masih hidup pada peristiwa Bandung Lautan Api (BLA) Idi Djuhana, 91, berharap agar generasi muda saat ini dapat meneruskan perjuangan mereka. Para pahlawan, sebut dia telah gugur demi membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

”Pesan untuk generasi muda. Coba teruskanlah perjuangan bapak, yang susah payah memperjuangkan agar bisa aman dan tertib. Jangan sampai ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada NKRI,” kata Idi Djuhana usai mengikuti acara tabur bunga di Taman Makam Pahlawan di Jalan Cikutra, Kota Bandung, kemarin (23/3).

Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Bandung Patmo dia berharap masyarakat Kota Bandung tidak sampai melupakan sejarah. Patmo berharap sesuai dengan tema Bandung Lautan Api Tahun 2018, yakni ”Dengan Semangat Bandung Lautan Api Kita Kobarkan Nilai-nilai Nasionalisme Pilkada Serentak 2018″.

Baca Juga:TRC Dinkes Bagikan DesinfektanNyak Sandang, Penyumbang Pembelian Pesawat Pertama Indonesia

Patmo, berharap masyarakat kota Bandung, tidak akan lupa akan sejarah. Bagaimana pada tanggal 24 Maret 1946, masyarakat kota Bandung saat itu tidak rela jika rumahnya diduduki tentara penjajah.

”Mereka rela menghanguskan rumahnya, dan berlari ke sektor Selatan, inilah semangat Bandung Lautan Api. Mudah-mudahan anak-anak kita dapat melanjutkan perjuangan ini, tanpa pamrih. Ingat mengisi kemerdekaan itu tidak mudah, banyak gangguan. Kita harus waspada, jangan sampai kena isu-isu yang dari luar. Seluruh masyarakat Indonesia harus menjaga NKRI, NKRI itu merupakan harga mati,” tandasnya.

Pria kelahiran Jawa Timur memiliki pengalaman menjadi pemuda yang berjuang di medan perang. Jika menilik generasi muda sekarang, kata dia belum terlihat jiwa berkorbannya. ”Belum kelihatan untuk berkorban atau ikhlas berkorban. Banyak mementingkan diri sendiri, kepedulian ada cuma hanya sedikit,” tuturnya.

Sebagai veteran yang mempunyai jiwa semangta 45 itu harus ditularkan kepada masyarakat atau penerus bangsa Indonesia, namun hingga saat ini belum bisa menularkan. Walau begitu para veteran yang tergabung dalam LVRI terus berupaya untuk menularkan semangat BLA pada generasi muda.

Priski Maulana Putra, generasi Milenial dari SMK Pasundan 4 Bandung memberikan apresiasi terhadap peristiwa yang di dalamnya ada aksi heroik Muhammad Toha dan Ramdan saat meledakkan gudang dinamit di kawasan Dayeuh Kolot. Priski mengatakan sebagai generasi muda harus mengingat jasa para pahlawan. ”Kita anak milenial harus menghargai dan jasa pahlawan dan meniru semangat yang berkobar itu,” sebut Priski.

0 Komentar