Nggak hanya meracik nuansa pop klasik, kerap kali Diskopantera juga menyisipkan nomor-nomor dari ragam genre lain. Mulai synthpop, rock and roll, punk, hingga metal kerap dibawakannya untuk menyihir penonton.
’’Untuk lagu, emang gue pengin vibe-nya berasa nostalgia. Tapi, gue nggak terpaku pada satu genre aja. Gue pengin orang yang dengerin lagu Diskopantera kenyang karena banyak beragam genre di situ. Jadi, ketika suatu saat Diskopantera rilis album, genrenya kaya,’’ jelasnya.
Kepopuleran Diskopantera emang pantas diakui setelah berhasil membuat Jakarta bergetar pada perhelatan Synchronize Festival 2017. Secara spontan, dia mengajak Derry ’’NEO’’ untuk berbagi panggung. Gemuruh tepuk tangan audiens nggak terelakkan. Sesuai dengan semboyan andalannya, penonton hanya bisa pasrah dan berdansa mengikut nada Diskopantera.
Baca Juga:Disambut Hangat Saat Gelar Konser di BandungJelang UNBK Tenaga Pendidik Adakan Bimtek
Tahun ini Diskopantera kembali menunjukkan taringnya lewat proyek kolaborasi dengan musisi lokal. ’’Gue lagi ada proyek bantuin Thomas Ramdhan (GIGI) di salah satu lagu yang akan dia rilis di proyek solonya. Jadi, ada satu lagu featuring gitu. Selain itu, gue lagi menyiapkan single baru aja nih,’’ kata Diskopantera. (rno/c22/dhs)
