Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial yang turut hadir turut menyampaikan orasi di depan Bandung Indah Plaza (BIP). Dia mengingatkan bangsa Indonesia akan sejarah. ”Dulu Bangsa Indonesia pernah dijajah, orangtua kita pernah merasakan sakitnya dijajah, dan pasti tahu rasanya dijajah. Kita harus merasakan empati kepada mereka rakyat Palestina, karena dijajah itu perih,” seru Oded.
Dia pun turut membakar emosi para demonstran dan meyebutkan ini adalah kesempatan bagi kita untuk bisa berada di jajaran pembela kebenaran. ”Kita sebagai umat muslim telah mendapatkan arah dari rosul untuk saling mendukung dan saling meyangi dan membantu sesama muslim,” tegas Oded.
Oded pun mendorong pemerintah pusat agar bisa menutup Kedutaan Besar Amerika dari Indonesia. ”Saya rasa ini permintaan umat muslim di Indonesia agar dubes Amerika Serikat tidak ada di Indonesia lagi,” kata Oded.
Baca Juga:Evaluasi SK di Pilgub, DPD Partai Golkar Tetap Perjuangkan Dedi MulyadiStok Darah Aman Jelang Akhir Tahun
Tak hanya di Bandung, ratusan orang yang tergabung dalam Komite Nasional Untuk Rakyat Palestina Kota Cirebon pun melakukan aksi solidaritas mengecam pernyataan Presiden Amerika Serikat itu. Mereka melakukan aksinya di depan halaman Masjid Agung At-Taqwa Islamic Centre Cirebon.
Koordinator aksi, Fahmi mengatakan setelah aksi ini, pihaknya akan bergabung dengan umt muslim dari seluruh Indonesia di Jakarta, Minggu(17/12). ”Lusa (besok, Red.), kita akan aksi lagi kumpul di Jakarta,” tegasnya..
Beberapa komunitas yang hadir, kata Fahmi, di antaranya Komunitas ODOJ, Al Quds Volunteer International, IAI, Pemuda PUI dan At-Taqwa. (nif/pan/ign/rie)
