Hapus UPTD Pendidikan

SOREANG – Rencana dihilangkannya UPTD Pendidikan akibat dari diberlakukannya Permendagri nomor 12 tahun 2017 mebuat Bupati Kabupaten Bandung Dadang M. Naser merasa kebingungan. Sebab, berdasarkan kondisi kewilayahan penhilangan UPTD pendidikan sangat tidak cocok diterapkan di Kabupaten Bandung.

Dirinya menilai, secara geografis Kabupaten Bandung masih membutuhkan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) disetiap Kecamatan. Sebab, kehadiran UPTD dapat memberikan efesiensi jarak dan waktu.

“Meskipun sedang dibahas harus diperhatikan juga berdasarkan kondisi geografis wilayah yang berbeda-beda,”ucap Dadang ketika ditemui pada acara pelantikan pengurus PGRI Kabupaten Bandung kemarin (15/12)

Dirinya memaparkan, keberadaan UPTD di setiap kecamatan ini sangat penting. Sebab, selain untuk mengurusi permasalahan administratif pendidikan. UPTD memiliki fungsi pengawasan terhadap sarana pendidikan di daerah.

Selain itu, secara kewilayahan kondisi pusat pemerintahan dan daerah keberadaan sarana pendidikan tersebar diberbagai pelosok daerah. Sehingga, UPTD memiliki peran sebagai kepanjangan tangan untuk memberikan pelayanan pendidikan.

“Kita geografisnya berat, bergunung gunung, masyarakat jumlahnya lebih banyak, dan sekolah juga banyak aturan ini semoga bisa disesuaikan,” kata dia.

Untuk itu, dirinya meminta kepada Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) untuk ikut membantu memberikan masukan mengenai aturan yang akan diterapkan ini. Sehingga, dapat memberikan masukan dan solusi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *