Demi mengantisipasi banjir menyusul datangnya musim hujan di Kota Bandung, Dzul menyatakan, pihaknya mengoptimalkan perbaikan kapasitas saluran dan pemantauan titik-titik banjir melalui CCTV.
Yang lebih penting dari itu, sambungnya, pihak DPU berupaya untuk lebih peka lagi pada pemeliharaan dan memohon bantuan dari masyarakat untuk menginformasikan apabila terjadi penyumbatan saluran maupun trotoar yang rusak agar pihaknya segera melakukan penanganan.
”Terkait perbaikan kapasitas saluran, contohnya di jalan Dago yang diperbesar dari sebelumnya besarnya cuma 1 x 1 meter, setelah diperbaiki, di beberapa segmen dibuat 2 x 2 meter untuk mengakomodasi limpasan air. Sementara di tiga titik rawan banjir yakni Pagarsih, Junjunan, dan Gedebage kami sudah pasang CCTV agar kami mudah untuk mengontrol keadaan setiap saat,” pungkasnya. (pan/ign)
