Adiyana meyakini, menjelang Pilkada ini, akan rentan bermuara pada konflik di pusaran pemangku kebijakan yang sedang berkuasa saat ini, seperti eksekutif dan legislatif. Bahkan di kedua lembaga pemerintahan tersebut akan mudah memainkan kekuasaan.
Dikatakan Adiyana, pilkada harus dimaknai satu kegembiraan dan persaingan demokrasi sehat. Tujuan untuk kesejahteraan masyarakat dan bukan kepentingan ego para elit politik di KBB. ”Sehingga tahun politik ini jangan sampai menomorduakan pelayanan kepada masyarakat. Roda pemerintahan harus tetap normal,” ujarnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu Sekda Kabupaten Bandung Barat Maman S. Sunjaya mengaku, masih fokus kerja dan tidak terganggu roda pemerintahan. Bahkan, dirinya menjamin pelayanan publik akan terus berjalan normal kendati saat ini dirinya mengikuti proses pendaftaran di PDI Perjuangan. ”Saya masih fokus kerja dan saya jamin roda pemerintahan tetap berjalan normal,” pungkasnya. (ziz/yul/drx/rie)
