Ironi Pimpinan Tim Saber Pungli

bpk-1
Ketua KPK Agus Rahardjo (kiri), Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara (kanan), Wakil Ketua BPK Bahrullah Akbar (kedua kanan) serta penyidik KPK menunjukkan barang bukti hasil OTT di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (27/5). KPK menetapkan empat tersangka (dua dari BPK dan dua dari Kemendes) dari tujuh orang yang diamankan dari OTT KPK pada Jumat (26/5) serta menyita uang sebanyak Rp40 juta, Rp1,145 miliar dan US$3.000 yang diduga terkait pemberian predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) BPK terhadap Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.
0 Komentar

Di lingkungan pegawai Ke­mendes, Sugito juga dikenal sebagai sosok sederhana. Sebagian besar staf dan pe­gawai Kemendes PDTT menge­nal Sugito memiliki kepriba­dian baik dan dekat anak buahnya. Baik itu staf apara­tur sipil negara (ASN) maupun pegawai honorer. ”Dia per­hatian sama anak buah,” ujar salah seorang staf Kemendes PDTT yang namanya enggan dipublikasikan kemarin.

Bagi beberapa staf, pria yang pernah menuntut ilmu di Universitas Gadjah Mada (UGM) itu juga terkenal se­derhana. Misalnya, saat pe­jabat-pejabat ingin mengun­dang ustad-ustad terkenal untuk pengajian, Sugito yang tinggal di daerah Bojonggede, Bogor, Jawa Barat, itu justru mengusulkan ustad-ustad sederhana.

”Ah, ustad-ustad di TV itu sudah kaya. Kita undang ustad-ustad yang biasa mengisi acara di masjid saja,” kata staf tersebut menirukan pernya­taan Sugito di hadapan peja­bat-pejabat Kemendes sebe­lum puasa beberapa waktu lalu. (tau/tyo/c10/owi/rie)

Laman:

1 2
0 Komentar