Untung-Rugi Mundurnya Kompetisi

Untung-Rugi Mundurnya Kompetisi
AMRI RACHMAN DZULFIKRI/BANDUNG EKSPRES
BERLATIH: Para pemain persib Bandung mengikuti latihan di Lapangan Progresif, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, beberapa waktu lalu. Dengan mundurnya jadwal kompetisi ISL 2017, tim bisa melakukan persiapan lebih baik jelang kick off
0 Komentar

bandungekspres.co.id, Bandung –  Gelandang Persib Dedi Kusnandar menyambut baik ISL 2017 yang akan kick off pada akhir Maret mendatang. Dia menilai persiapan yang cukup lama akan membuat tim-tim lebih kompetitif.

Untuk diketahui, dalam kongres tahunan PSSI pekan lalu diputuskan bahwa ISL akan mulai pada 26 Maret 2017. Rencananya ISL akan diikuti oleh 18 klub dengan Persib sebagai juara bertahan.

”Iya saya dengar kick off diundur jadi tanggal 26 Maret dari yang sebelumnya direncakan yakni awal Maret. Tapi sebagai pemain dan saya pribadi enggak masalah yang penting ada kepastian kick off-nya aja, jadi kita kan punya kejelasan,” kata Dedi.

Baca Juga:Aktivitas Transfer Pelatih Jelang ISLMainkan Imajinasi Penonton

Diundurnya kompetisi, kata dia, memiliki plus minus tersendiri. Positifnya persiapan jadi lebih matang dan pastinya akan sangat menguntungkan buat tim. ”Sebaliknya, meski jenuh tapi mungkin sudah diatur dengan ada turnamen-turnamen pramusim dari pelatih,” paparnya.

Selain itu diundurnya jadwal ISL 2017 akan memberikan keuntungan tersendiri bagi anggota Timnas AFF 2016 tersebut. Maklum, dirinya baru bergabung kembali dengan Persib setelah sebelumnya berkarir di Malaysia.

”Pasti menguntungkan buat saya jadi akan lebih lama dan menguntungkan proses adaptasi saya. Sebab meskipun saya pernah main Persib, tapi saya di musim ini terhitung pemain baru,” ujarnya.

Kendati jadwal mundur, tapi Persib Bandung akan dihadapkan dengan laga persahabatan kontra Thailand pada pertengahan Februari nanti.

Belum dipastikan, di mana perhetalatan tersebut akan digelar. Pilihannya, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) atau Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

Meski begitu, menurut Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Zainuri Hasyim, Stadion GBLA menjadi prioritas yang akan digunakan Maung Bandung sebagai kandangnya.

Kondisi rumput Stadion berkapasitas 38 ribu itu saat ini sedang dalam perawatan rumput, karena sebelumnya sempat rusak setelah digunakan pembukaan dan penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 pada September lalu.

Baca Juga:Kagumi Kota Bandung Pertahankan Cagar BudayaKucurkan Rp 2,5 Miliar untuk NPCI

”Kalau soal lapangan, kalau memang GBLA sudah siap kita akan fokus disitu. Prioritas pertamanya di situ disamping Si Jalak Harupat,” kata Zainuri, kemarin (12/1).

0 Komentar