Ingatkan Pentingnya Pola Asuh Anak

parents-gathering
Hj Netty Prasetiyani Heryawan mendapat sambutan hangat peserta Parents Gathering.
0 Komentar

bandungekspres.co.id, SUMEDANG – Ribuan guru dan pegiat sosial antusias mengikuti acara Parents Gath­ering Whit Ibu Netty, di Islamic Center, Kabupaten Sumedang, Kamis (29/12). Dalam kesem­patan tersebut, Dr Hj Netty Prasetyani Heryawan MSi, hadir didampingi Kepala Badan Per­pustakaan dan Kearsipan Daer­ah (Bapusipda) Provinsi Jawa Barat Ny Nenny Kencanawati, dan unsur Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat.

Sekda Kabupaten Sumedang H. Zaenal Alimin hadir pada acara pembukaan mewakili Bupati Sumedang H Eka Se­tiawan. Hadir pula Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Sumedang Ely Walimah, Kadis ESDM dan Pertanahan Eem Hendrawan, unsur Disdikbud, unsur DP Korpri Kabupaten Sumedang, dan para peserta seminar yang terdiri atas guru PAUD, TK, SD, Pengawas Pen­didikan, dan para pemerhati pendidikan anak.

Pada even yang digelar Sume­dang Ekspres/Jabar Ekspres bersama Antangin Junior ini, peserta pun terpuaskan dengan pemaparan materi yang dis­ampaikan Ketua P2TP2A Jawa Barat, Dr Hj Netty Prasetyani Heryawan MSi.

Baca Juga:Buat MoU Baru untuk TPPAS Legok NangkaBangkit dari Bangkrut, Joko Waluyo Mengenalkan Food Truck di Indonesia

Dalam paparannya, Netty yang merupakan istri Gubernur Jawa Barat H Ahmad Heryawan ini, mengingatkan pentingnya pola pengasuhan anak oleh orangtua. Ia juga menegaskan, peranan orangtua menjadi san­gat signifikan dalam melaku­kan upaya perlindungan serta pencegahan bagi anak dari ber­bagai bentuk kekerasan.

“Kalau kita bicara masalah orangtua, harus diakui pula, ternyata saat ini tidak semua telah siap untuk menjadi orang­tua yang seutuhnya,” beber tokoh perempuan yang dino­batkan menjadi Bunda Literasi Jawa Barat ini

Terlebih, diakui Netty, de­wasa ini banyak orangtua yang mengalami masalah sosial, sehingga pola pengasuhan anak dialihkan kepada pihak lain, seperti kakek, nenek, kerabat atau bahkan pembantu. Dan lebih parahnya lagi, kata Netty, anak-anak kini berada dalam asuhan teknologi.

“Ini yang harus kita waspadai, dimana mereka (anak-anak, red) dengan segala kemudahan teknologi, akan mudah sekali mendapatkan informasi, mu­lai yang sangat sepele sampai informasi yang akan mengubah jalan hidupnya,” terang Netty.

0 Komentar