bank bjb Dorong Transformasi BPD

Sosialisasi Tranformasi BPD
FAJRI ACHMAD NF / BANDUNG EKSPRES
SOSIALISASI BPD: Dirut Bank Bjb Ahmad Irfan (kiri) memberikan cinderamata kepada Deputi Komisioner Pengawas Perbankan IV OJK Heru Kristiana yang didampingi Komisaris Utama bank bjb Klemi Subiyantoro (kanan) pada acara Sosialisasi Transformasi Bank Pembangunan Daerah (BPD), di The Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, kemarin (29/8).
0 Komentar

”Mindset, kultur, keterbukaan, transparansi, profesionalisme, lembaga yang kuat serta berdaya saing, telah dibangun sejak lama dan menjadi sebuah milestone transformasi bank bjb,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, pemerintah daerah hingga saat ini belum bisa sepenuhnya beradaptasi dengan beragam terobosan yang dilakukan oleh BPD. ”Kami butuh landasan hukum. Kalau kita mengalokasikan APBD untuk penyertaan modal, payungnya seperti apa, itu yang kami perlukan,” papar Arya, kemarin.

Di sisi lain, dia juga berharap, bank bjb juga mengalokasi lagi program-program kredit, namun tidak yang bersifat konsumtif. ”Kredit yang lebih produktif seperti pengetasan kemiskinan, pemberdayaan UMKM. Di Bogor kita selaraskan dengan program yang ada, seperti penataan PKL,” tuturnya.

Baca Juga:Tak Bisa Mengandalkan APBD, Pembangunan di Jabar Pasti Keteteran375 Warga Mengidap HIV/AIDS

Dia mengatakan, dalam tiga tahun terakhir Kota Bogor mengalokasikan belanja langsung secara signifikan daripada tidak langsung. ”Belanja langsung ini kan berarti modal, makanya kami tidak mau anggaran ini hanya habis untuk gaji pegawai. Dengan kata lain dialokasikan ke pos yang lebih produktif seperti investasi ke bank bjb,” pungkasnya. (A1/rie)

0 Komentar