Tambah Anggaran untuk Gelar OPM

OPM
ISMAIL POHAN/INDOPOS
DIMINATI WARGA: Puluhan warga antre untuk membeli daging saat operasi pasar murah di Kalianyar, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (28/6).
0 Komentar

bandungekspres.co.id, CIANJUR – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dsiperindag) Jawa Barat bakal menambah anggaran Operasi Pasar Murah (OPM) di tahun depan. Disperindag Kabupaten Cianjur pun rencananya akan turut menyelenggarakan OPM pada 2017 mendatang.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Jabar Ibnu Sina mengatakan, tujuan penjualan paket sembako murah yaitu untuk meringankan beban ekonomi warga miskin. Diharapkan jelang Idul Fitri 1437 H, bisa membantu menyetabilkan potensi kenaikan harga sembako.

Dalam OPM kedua Disperindag Jabar dengan Disperindag Kabupaten Cianjur di halaman Mapolres Cianjur, kemarin (29/6), sebanyak 4.000 paket sembako dijual kepada warga miskin di wilayah perkotaan.

Baca Juga:Bisnis Kuliner Semakin LarisBPJS Sumedang Cairkan JKK, Santuni Keluarga Ahli Waris

”Sebelumnya, OPM pertama telah berlangsung di Kecamatan Haurwangi dan Cilaku, pada Senin (27/6) lalu. Total, 8.000 paket sembako dijual dengan harga murah kepada warga miskin di Kabupaten Cianjur,” kata dia kepada wartawan usai kegiatan OPM kemarin.

Menurut dia, paket sembako terdiri atas 1 kilogram (kg) daging sapi, 3 kg gula pasir, 5 kg beras, dan 2 liter minyak goreng.

”Pemerintah mensubsidi harga bahan pokok tersebut. Di antaranya Rp 5.000 per kilogram untuk beras dan Rp 60.000 per kilogram untuk daging sapi. Sistem OPM-nya menggunakan kupon, dengan membeli paket subsidi warga bisa menghemat biaya hingga 50 persen dari harga normal” kata dia.

Ibnu mengatakan, dari 24 kabupaten/kota yang menyelenggarakan OPM, jumlah paket sembako di Kabupaten Cianjur paling banyak. Pasalnya pengajuan penyediaan paket yang dilakukan dalam jumlah besar.

”Memang ada beberapa kabupaten/kota yang mengajukan dalam jumlah besar, salah satunya Cianjur. Kami sesuaikan dengan jumlah rumah tangga miskin di daerah tersebut. Di Jabar sendiri, penyelenggaran paket sembako di Cianjur yang paling banyak,” kata dia.

Ibnu  menuturkan, melihat tingginya antusias warga akan OPM subsidi, Pemerintah Provinsi Jabar rencananya akan meningkatkan anggaran OPM tahun depan. Anggaran tahun ini yang dialokasikan Rp 15 miliar, tahun depan berpotensi dinaikkan hingga dua kali lipat. ”Rencananya akan ditingkatkan, tapi realisasinya seperti apa lihat saja nanti,” ucap Ibnu.

Menurut dia, adanya pasar murah tentu diharapkan warga, terutama yang tidak mampu. Hal itu semakin baik jika pemerintah daerah kota/kabupaten sama-sama mengganggarkan pelaksanaan OPM.

0 Komentar