bandungekspres.co.id, NGAMPRAH – Kemacetan yang kerap terjadi di wilayah Padalarang dan sekitarnya membuat Pemkab Bandung Barat berencana akan membuat lingkar Padalarang. Tahun ini, pemerintah daerah tengah melakukan studi kelayakan (feasibility study) untuk rencana pembangunan jalan lingkar tersebut. Hal tersebut diungkapkan Bupati Bandung Barat Abubakar, di Ngamprah, kemarin.
Menurut orang nomor satu di Kabupaten Bandung Barat ini, dengan nantinya dibangun lingkar Padalarang akan mengurangi kemacetan yang kerap menjadi persoalan di wilayah Padalarang. Terutama kemacetan terjadi di kawasan pertigaan Tagog, Jalan Raya Padalarang. ’’Nanti secara teknis Binas Marga yang akan membuat studi kelayakan,” ungkapnya.
Jalan lingkar Padalarang rencananya akan dibangun mulai dari arah jalan Kota Baru Parahyangan hingga tembus ke Jalan Raya Cipatat. Sebelumnya, studi kelayakan juga pernah dilakukan untuk jalan lingkar di kawasan dekat gerbang tol Cikamuning, namun hasil studi kelayakan menunjukan tidak adanya sambungan untuk jalan di sana. ’’Setelah studi kelayakan itu beres, baru dapat kita lihat variabel-variabel mana yang layak untuk dibangun,” ujarnya.
Baca Juga:Juli Nanti Persib Pindah dari Si Jalak Harupat?Zidane Kejar Angka Magis
Abubakar menambahkan, untuk mengurangi kemacetan di pertigaan Tagog Jalan Raya Padalarang yang berstatus jalan nasional ini, jauh- jauh sebelumnya pemerintah provinsi juga telah mengupayakan dengan rencana pembangunan jalan tol Cianjur–Sukabumi. Namun, karena minat investor yang kurang, sehingga pembangunannya pun belum bisa dilaksanakan hingga saat ini. Untuk itu, kata Abubakar, atas inisiatif Pemkab Bandung Barat kali ini, diharapkan untuk pembangunan jalan lingkar Padalarang dari arah Jalan Kota Baru Parahyangan yang statusnya kini telah diserahkan menjadi jalan pemkab, diharapkan dapat terealisasi di tahun anggaran 2017-2018. ’’Nanti kita lihat hasil studi kelayakannya, dari situ juga kita bisa melihat anggaran yang dibutuhkannya, maka nanti tinggal kita lihat kekuatan APBD kita. Bisa saja anggarannya kita alokasikan di dua tahun,” bebernya.
Kemacetan di Padalarang, berdasarkan pantauan di lapangan bersamaan dengan adanya perbaikan jalan. Jalan nasional yang tengah diperbaiki tersebut mencapai 500 meter. Secara bergantian baik dari Cianjur–Padalarang harus mengantre. Sebaliknya dari Padalarang menuju Cianjur. Banyak jalan alternatif yang bisa dilalui seperti dari arah Padalarang bisa melalui Tagog–Cikalongwetan dan keluar di Cipatat. (drx/vil)
