’’Tahun ini targetnya akan dibangun 30 sekolah di beberapa lokasi. Dan lebih fokus untuk pembangunan SMK,’’ paparnya.
Asep menegaskan, dengan diambilalihnya SMA/SMK, mengharuskan perubahan untuk lebih baik lagi. Menuurtnya, gubernur meminta agar lulusan SMA/SMK Jabar harus memiliki ciri has yang berbeda dengan daerah lain. Yakni, lulusan SMA/SMK harus kuat secara aqidahnya, nilai kebangsaan, patriotisme namun tidak ekstrem, menguasai iptek karena saat ini sangat dibutuhkan dalam kemandirian, serta lulusan SMA/SMK Jabar harus memiliki ciri wiraswasta.
’’Dulu kita berjualan di sekolah pasti dilarang. Tapi sekarang banyak anak yang berjualan di sekola malah didukung pihak sekolahnya,’’ tegas Asep.
Baca Juga:Relokasi Bukan SolusiKang DN Ajak Pemuda Atasi Persoalan Lingkungan
Dalam mewujudkan semua program tersebut, pihaknya pun telah membuat program rintisan sekolah berbasis pesantren. Seperti SMKK Negeri Lembang, SMK Tanjungsari, SMKN 1 Cibadak Sukabumi, SMKN 6 Garut serta ada beberapa daerah lin yang juga menerapkan program itu. ’’Dengan demikian kami yakin bisa mewujudkan semua itu,’’ pungkasnya. (dn/fik)
