Polres Bandung Terus Sosialisasikan Perdaftaran SIPSS

Kompol Dikdik
Yully s. yulianti/bandung ekspres
PERSYARATAN RESMI: Kabag Sumda Polres Bandung, Kompol Dikdik S memperlihatkan persyaratan masuk SIPSS.
0 Komentar

bandungekspres.oc.id– Polres Bandung mulai menyosialisasikan Penerimaan Siswa Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) T.A.2016 se-Indonesia. Kegiatan dilaksanakan mulai 4-18 Februari 2016.

”Polres Bandung hanya Panitia Bantuan Penerimaan Polri (Panbanrim) yang ditugaskan untuk melaksanakan kegiatan kampanye dan menyosialisasikan Penerimaan Siswa Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana T.A.2016 kepada masyarakat,” papar Kabag Sumda Polres Bandung Kompol Dikdik S di ruang kerjanya, kemarin (10/2).

Dikdik mengungkapkan, cara sosialisasi kepada masyarakat melalui sepanduk yang dipasang di setiap polsek se-Polres Bandung. ”Selain itu kita pun mensosialisasikan melalui media sosial,” ujarnya.

Baca Juga:Koreksi Atlet Wushu PelatdaAher Kukuhkan Panitia Inti

Untuk pendaftaran, lanjut Dikdik, bisa melalui online dengan mengakses www.penerimaan.polri.go.id atau download aplikasi sisforim di playstore (Android). Para peserta bisa melihat persayaratan untuk pendaftaran dan mengisi formulir pendaftaran. ”Setelah pendaftaran mereka daftar ulang atau verifikasi ke Polda Jabar di bagian Ro SDM,” katanya.

Selain itu, kata Dikdik, peserta seleksi bisa mengetahui nilai hasil seleksinya masing-masing serta pengumuman lainnya langsung melalui Sisforim.

”Aplikasi ini dipersembahkan Biro SDM Polda Jabar sebagai upaya untuk mendapatkan calon anggota Polri yang berkualitas melalui kesiapan diri sejak dini dengan mengetahui informasi lebih awal tentang Penerimaan Anggota Polri serta mewujudkan seleksi penerimaan yang lebih akuntabel dan transparan,” paparnya.

Dikdik menjelaskan, para peserta SIPSS yang sudah lulus akan dicetak sama dengan pendidikan Akpol. Dengan catatan, disesuaikan dengan bagian di keahliannya. ”Makanya kami menerima hanya 50 orang dari seluruh Indonesia,” urainya.

Dikdik juga mengimbau kepada masyarakat supaya tidak percaya dengan oknum yang memanfaatkan informasi yang menjanjikan kemudahan untuk diterima mengikuti pendidikan di kepolisian.

”Jangan percaya dengan pihak manapun yang menawarkan kelulusan dengan membayar sejumlah uang atau imbalan, karena masuk polri tidak dipungut uang sedikit pun,” jelasnya.

”Lulus atau tidaknya tergantung dari anaknya sendiri, dan bagaimana mereka mempersiapkan diri untuk masuk menjadi anggota Polri,” tambahnya.

Baca Juga:Studi Kelayakan Jalur Belum Rampung, Pembangunan Kereta Cepat MolorMusrenbang Tampung Apirasi dari Masyarakat

Dia merinci, lama pendidikan hanya 6 bulan. Begitu dilantik sampai diangkat menjadi anggota Polri, mereka langsung menjadi perwira dengan pangkat Ipda.

0 Komentar