oleh

Pertanyakan Tanah Cibeureum

[tie_list type=”minus”]Minta Perusda dan Pemkot Beri Kejelasan[/tie_list]

bandungekspres.co.id– Tanah di kelurahan Cibeuruem yang diperuntukan untuk pembangunan Pusat Niaga Cimahi (PNC) dipertanyakan warga. Pasalnya, warga masih simpang siur terkait kepemilikan lahan tersebut.

Tokoh masyarakat Kota Cimahi Jhoni Iskandar mengungkapkan bahwa sepengetahuannya tanah yang direncanakan untuk pembangunan PNC tersebut merupakan tanah yang sudah dilakukan pelepasan haknya oleh Perusda Jatimandiri beberapa tahun lalu. Tetapi, saat ini di lokasi tanah tersebut sudah dipasang papan nama milik perseorangan.

Pihaknya mempertanyakan apakah tanah tersebut merupakan tanah Perusda yang didanai oleh APBD Kota Cimahi atau sudah dilakukan transaksi kepada orang lain secara pribadi. Hal ini perlu dipertanyakan mengingat untuk pembelian lahan tersebut sbegian luas tanah itu menggunakan dana APBD yang dikelola oleh Perusda Jatimandiri. ”Hatus ada penjelasan kepada masyarakat terkait tanah tersebut, mana yang milik Perusda mana yang milik perseorangan, jangan sampai masyarakat bertanya-tanya dengan hal ini,” paparnya.

Perusda Jatimadiri atau Pemkot Cimahi harus memberikan penjelasan secara transparan kepada masyarakat tentang kepemilikan tanah itu, sehingga masyarakat tidak bingung, apalagi dilokasi tersebut sudah jadi tempat untuk berjualan pakaian bekas. ”Jika memang tanah tersebut milik Perusda, kenapa dipasang papan nama milik Idris Ismail,” tanyanya heran.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

3 komentar

  1. Cerita duka di bulan puasa, tanah sengketa berakhir nyata adanya. Keputusan MA katarnya, karena informasi pastipun saya tak punya, karena akses beritanya tidak ada yang membuka, padahal banyak yang tau jalan ceritanya. “PNC bukan lagi milik Kota Cimahi”. Puluhan Miliar uang rakyat menguap sebab oknum penjabat menatap nikmat kerbat bukan melihat nasib rakyat, “Terlalu!!!!”. Lalu bagaimana pertanggung jawaban mereka? Apakah dana rakyat harus dibiarkan begitu saja. Lalu Rakyat harus dibiarkan berteriak dan menghujat untuk mereka tobat, Sadarlah sahabat amanat yang anda – anda emban adalah bukan saja tanggung jawab dunia, namun juga akhirat.

    1. Saya dan beberapa rekan saya juga sudah membayar DP 50 jt utk pembelian kios di Pusat Niaga Cimahi. Saya pernah mendatangi pemkot Cimahi tapi semuanya menghidar dan ga ada yg berani menjawab. Astagfirullahaladziiiim..

      1. Bisa kami minta kontek Bapa/Ibu atau hubungi kami di WA 082130778998 agar bisa lebih detail mengetahui kasusnya? nanti kamai blowup untuk isu pemberitaan dengan mengkonfirmasi langsung kepada pihak terkait. Hatur Nuhun.

Baca Juga