Efisiensi dan Ekspansi Jalan Beriringan

Dia mencontohkan, pembangunan jalan, jembatan, tol, serta bandara sebetulnya mengandung harapan besar bagi pengusaha. Dengan dibangunnya akses transportasi, secara tidak langsung pasar akan lebih terbuka. ”Seperti saya yang menyokong pembangunan lewat atap bandara yang baru dibangun. Itu membuka pasar sekaligus membuktikan bahwa pengusaha masih punya peran,” ujarnya.

Soal faktor eksternal, Indonesia harus mewaspadai kondisi Tiongkok. Di bidang konstruksi, saat ini harga baja dunia tengah turun. Menurut dia, kondisi turunnya harga baja itu tidak dibarengi menguatnya rupiah sehingga dampak penurunan harga baja tidak signifikan. Jika membeli baja dalam negeri pun, harganya juga mahal.

Turunnya harga baja dunia disebabkan melambatnya pembangunan di Tiongkok. Pembangunan di Negeri Panda itu tidak segencar dulu sehingga permintaan baja di sana menurun. Belum lagi banyaknya pabrik baja kecil yang menjamur di Tiongkok, semakin membuat harga baja bersaing ketat.

Anak kelima di antara sebelas bersaudara itu mengatakan, banyaknya pabrik kecil di Tiongkok disebabkan ekspansi yang tinggi pada industri baja. Banyak orang dari perusahaan baja besar ingin keluar dan membuat perusahaan baru yang juga bergerak di bidang produksi baja. Akibatnya, persaingan harga tak terbendung. Itu juga berimbas pada kondisi industri properti dan konstruksi di Indonesia.

Selain pengusaha, Darmawan merupakan konsul kehormatan Belarus di Surabaya. Pasar Eropa Timur sangat menarik bagi dia. Banyak potensi kerja sama yang bisa digali dari Eropa Timur. Salah satunya di bidang perikanan. Belarus merupakan negara yang tidak punya hasil laut karena memang tidak memiliki laut.

Dia pun mengaku tengah menjajaki kerja sama dengan Kadin di Belarus. Pihaknya berencana memfasilitasi produk-produk asal Indonesia untuk bisa dipamerkan di sana.

”Jadi, akan didisplai khusus supaya mereka tahu produk kita apa saja. Di sisi lain, mereka juga bisa memamerkan produknya di sini,” tutur lulusan SMP Putera Probolinggo itu. (rin/c10/oki/rie)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan