Bantuan SPOU Cair Bulan Maret

[tie_list type=”minus”]Dua Cabor dapat Dana Peralatan Senilai Rp100 Juta[/tie_list]

bandungekspres.co.id– Ada yang berbeda dari program Sentra Pembinaan Olahraga Unggulan (SPOU) tahun ini. Disporbudpar Kota Cirebon tidak hanya akan memberikan uang saku kepada para atlet, pelatih dan manajer cabang olahraga (cabor) unggulan. Ada juga dana bantuan peralatan. Namun, baru dua cabor yang akan mendapatkan bantuan peralatan yakni gulat dan panahan.

Pembinaan
KUDA-KUDA: Atlet wushu Kota Cirebon saat menjalani latihan, belum lama ini

Disamping itu, Disporbudpar pun belum mendapatkan anggaran yang cukup untuk satu tahun penuh. Uang saku atlet, pelatih, manajer dan pemandu bakat baru bisa dipenuhi untuk lima bulan. Untuk lima bulan berikutnya, Disporbudpar akan mengajukannya kembali pada APBD Perubahan Kota Cirebon tahun 2016.

Kabid Olahraga Disporbudpar Kota Cirebon Odik MPd mengungkapkan, perubahan pada program SPOU tahun ini terjadi setelah APBD Kota Cirebon tahun 2016 dievaluasi oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. ”Dari hasil evaluasi itu maka terjadilah efisiensi honor atlet, pelatih, manajer dan pemandu bakat,” kata Odik di kantornya, kemarin.

Efisiensi itu, kata Odik, memangkas anggaran cukup besar. Sehingga, dari jumlah anggaran Rp506.558.000 yang tersisa untuk uang saku atlet, pelatih, manajer dan pemandu bakat hanya Rp282.000.000. ”Sayang sekali kalau anggaran yang tersisa kembali lagi ke kas daerah padahal masih bisa kita manfaatkan untuk kepentingan cabor. Karena itu kami alokasikan dana untuk peralatan,” ujarnya.

Jumlah anggaran untuk bantuan peralatan itu sebesar Rp200 juta itu dibagi untuk dua cabor, gulat dan panahan. Jadi, masing-masing cabor mendapatkan dana peralatan sebesar Rp100 juta. Bagaimana dengan cabor lannya? Odik berharap, 10 cabor lain tidak merasa iri. Sebab, ke depannya sistem serupa akan kembali diterapkan.

Itu artinya, setiap cabor anggota SPOU secara bergilir akan mendapatkan bantuan peralatan dari Disporbudpar. ”Ini karena keterbatasan anggaran saja. Makanya, bantuan peralatan itu baru bisa kita berikan kepada dua cabor. Ke depan, cabor lainnya akan mendapatkannya juga,” jelasnya.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan