Belajar dari Sang Ayah bahwa Berkarya Harus Jujur

Djenar mengaku, pemilihan pemeran utama untuk film ini sudah dipikirkan matang-matang. Awalnya, dia deg-degan meminta Ine jadi pemeran utama. Karena sudah 15 tahun Ine menolak bermain di film layar lebar. ’’Tapi pas dia bilang terima lamaran saya, waaah rasanya seneng banget deh,’’ ucap Djenar.

Hal itu dia ungkapkan di hadapan puluhan warga yang baru selesai mengikuti kegiatan nonton bareng bersama Lalajo Babarengan. Adapun acara ini merupakan keempat kali diadakan pengelola. ’’Tujuannya untuk mengedukasi warga Bandung supaya mengapreasi karya sineas Indonesia. Terutama, yang tidak lama tayang di bioskop,’’ jelas Yustinus Kristianto, 23, salah satu pengelola Lalajo Babarengan, di Ruang Sinesofia Unpar (9/1).

Adapun acara ini selalu melibatkan sutradaranya dalam setiap event. Agar warga Bandung juga punya tontonan lain yang berkualitas. ’’Film Indonesia lagi nanjak dalam satu dekade terakhir. Pokoknya jangan komentar sebelum nonton,’’ tandasnya. (tam)

Tinggalkan Balasan