Upaya Menjaga Eksistensi Pelaku dan Pecinta Indie

Magnitude Sonicfair Bandung 2015
Amri Rachman Dzulfikri/Bandung Ekspres
SIAP PANASKAN CIMAHI: Drummer KOIL Leon, Bassis The S.I.G.I.T Adit, Inisiator Sonicfair Krisna Sadrach dan Gitaris Rosemary Indra Gatot saat konferensi pers Magnitude Sonicfair Bandung 2015 di Myloc Coffee & Bistro, Jalan Braga, Kota Bandung, kemarin (27/11).
0 Komentar

“Semangat indie di Bandung tidak pernah pudar. Mereka masih ada,” tuturnya.

Di samping menghadirkan sederet musisi papan atas, kata dia, Sonicfair juga merangkul band-band baru untuk menitipjualkan beberapa merchandise untuk dijual di lokasi atau pun di luar kota, putaran lain.

Di bagian lain, Krisna tidak memungkiri juga Sonicfair tidak sekeras seperti festival sejenis yang menampilkan perform dari musisi yang pure metal. ”Harapannya memang semua yang menonton bisa menikmati, tidak hanya khusus fan friend dari satu band,” ungkapnya sambil menambahkan target pengunjung hanya 10.000.

Baca Juga:Sang Saka Merah Putih Jadi Cagar BudayaBantu Korban Longsor

Widhi Wahyuwidodo PR Imogen Revision Live Entertainment menambahkan, gelaran tersebut merupakan upaya memelihara musik rock dan metal. ”Para pelakunya memang orang lama, tapi saat ini pengemasannya berbeda. Salah satunya dengan penurunan grade musik, dengan harapan bisa merangkul penikmat musik baru,” paparnya.

”Dan yang pasti di Bandung, para pelaku dan pecinta band lebih besar ketimbang daerah lain,” tambahnya. (rie)  

0 Komentar