Lurah Bakal Diberikan Rapor

Lurah Bakal Diberikan Rapor
Eddy Koesman/Bandung Ekspres
RAJIN: Camat dan Lurah di Kota Bandung mengikuti kegiatan Sosialisasi Program Reporting System PIPPK Kota Bandung, beberapa waktu lalu. Wali Kota Ridwan Kamil meminta agar lurah lebih gesit dan inovatif di wilayahnya.
0 Komentar

[tie_list type=”minus”]Diminta Gesit dan Inovatif[/tie_list]

bandungekspres.co.id– Sebanyak 30 lurah yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Lurah Kota Bandung menemui langsung Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum.

Ridwan Kamil mengatakan, semua lurah yang ada di Kota Bandung diharapkan bisa lebih meningkatkan pelayanan di kelurahan, karena tugas lurah sebagai pelayan bagi masyarakat. Untuk itu, diharapkan para lurah harus bisa menjadi zero complaint atau kelurahan yang tidak ada keluhan dari masyarakat. Sejauh ini, pelayanan di setiap kelurahan sudah semakin membaik. ”Saat ini sebesar 70% pelayanan sudah membaik, hal itu terbukti dari banyaknya apresiasi dari masyarakat terutama lewat media sosial,” ungkapnya.

Emil menjelaskan, untuk penyerapan dana Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK) secara umum sudah mendekati 70%. Namun masih ada beberapa kendala, karena sebagian wilayah belum mempunyai karang taruna. Kendala lain akan segera diatasi, nantinya penyerapan PIPPK menjadi rapor bagi para lurah dan akan dibagikan Desember mendatang.

Baca Juga:Beban Pembangunan Pembangkit Bisa DikurangiBuat Adele, Galau Bisa Menghasilkan Uang

”Desember nanti lurah akan dibagi rapor, sehingga mereka yang rajin dengan penyerapan tinggi diapreasiasi, yang rendah mungkin akan dievaluasi,” ungkapnya.

Emil menitahkan para lurah di Kota Bandung mampu kerja lebih gesit, inovatif serta banyak turun ke lapangan dengan menggunakan metode kepemimpinan di tengah-tengah. Pasalnya, indeks pembangunan manusia merupakan tanggung jawab langsung pimpinan tingkat kota. Sementara indeks kebahagiaan masyarakat merupakan tanggung jawab di level kelurahan.

”Nanti tahun depan, saya bakal ngasih rapor pada camat dan lurah. Lurah ngasih rapor ke RW, RW ke RT, RT ke warga. Hingga suatu saat di Kota Bandung tak ada lagi warganya yang malas diajak kerja bakti, silaturahmi juga kegiatan sosial lainnya,” tegas Emil. (mg.dn/vil)

 

0 Komentar