Waduh, ISIS Rekrut 800 WNI Jadi Pengikut

Waduh, ISIS Rekrut 800 WNI Jadi Pengikut
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan.
0 Komentar

bandungekspres.co.id – Warga negara Indonesia (WNI) yang memutuskan bergabung dengan kelompok Negara Islam Irak Suriah (ISIS) ternyata sudah bukan sekadar belasan atau puluhan. Dari data intelijen, sampai saat ini sudah ratusan WNI bergabung dengan kelompok radikal pimpinan Abu Bakar Al Baghdadi itu.

Menurut Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan, sampai saat ini sudah 800 warga Indonesia bergabung dengan ISIS di Suriah dan Irak. Dari jumlah itu, 284 warga sudah teridentifikasi.

Sedangkan 516 orang masih perlu penyelidikan lebih lanjut. “Sebagian dari mereka telah kembali ke Indonesia,” kata Luhut di acara rapat koordinasi bidang Polhukam di sebuah hotel di Jakarta, Jakarta, Rabu (11/11).

Baca Juga:KA Argo Bromo Hantam TrukPuluhan Kios Pasar Selbi Ludes Terbakar

Luhut menjelaskan, sejauh ini sudah 52 WNI pengikut ISIS tewas. Selain itu, imbuhnya, aparat keamanan sudah mengindentifikasi kelompok teroris asing di Indonesia dan menangkap mereka di Palu. Empat warga asing yang ditangkap sebagai teroris tersebut sudah menjalani proses hukum.

Mantan Duta Besar RI untuk Singapura itu menambahkan, WNI bergabung dengan ISIS karena termakan bujuk rayu. Antara lain karena diiming-imingi akan dibawa ke Irak dan Suriah untuk berwisata, menimba ilmu, ataupun mengunjungi keluarga mereka yang sudah lebih dulu diberangkatkan.

Selain itu, ISIS juga merekrut pengikut lewat berbagai cara. Salah satunya propaganda lewat surat kabar, buku, dan media sosial. “Ada juga yang lakukan penawaran lewat tawaran pendidikan, sekolah agama. Sampai tawaran kerja dengan gaji tinggi. Ini yang harus kita bersama cegah,” tandas mantan pentolan Kopassus itu. (flo/jpnn/JPG)

0 Komentar