Mantan prakirawan Stasiun Maritim Tanjung Perak itu menambahkan, suhu udara panas masih berpotensi terjadi di beberapa wilayah Jatim. Namun, suhu udara tidak sampai di atas 37 derajat Celsius atau 43 derajat celsius yang pernah ter-display di salah satu reklame. Yang perlu diperhatikan apakah alat pengukur suhu atau termometer tersebut terpasang benar dan bekerja baik. Apalagi, termometer tidak boleh terpapar matahari secara langsung.
Seharusnya, termometer diletakkan dalam sangkar meteorologi. Penempatannya pun berada di ketinggian sekitar 1,5 meter dari tanah.
”Perlu kami kaji lebih lanjut apakah informasi tersebut benar-benar menunjukkan suhu yang sebenarnya atau karena alat yang dipasang langsung terkena paparan sinar matahari misalnya. Sehingga, suhu terukur lebih tinggi dari yang seharusnya,” jelas Bambang. (sep/c6/oni)
