Ditanya mengenai performa MX King, Tammy mengaku sangat senang dengan motor tersebut. ”Motor ini handling-nya sangat enteng dan stabil di tikungan jadi sangat enak. Terlebih mesin yang powerful dengan power terus terisi mulai dari putaran bawah, tengah, hingga atas,” ujar Tammy. Sedangkan Hendriansyah yang memenangi race ke-2 memilih Jupiter MX King karena bobot motor yang sangat ringan. ”Saya pilih motor ini karena bobot motor yang sangat ringan,” ucap Hendriansyah.
Menyisakan satu seri lagi yang akan dihelat pada tanggal 22 November 2015 dengan jarak perolehan 54 point dengan kompetitor, sudah tentu Jupiter MX King jadi raja di kelas 150cc lewat pebalap R.Fadhil yang mampu bercokol di peringkat pertama klasemen pebalap. (rls/hep/fik)
