Lebih lanjut Yunandar katakan, selain mempromosikan gelaran PON, pemerintah juga harus mempromosikan aspek lainnya seperti wisata dan budaya. Hal ini diyakini akan memberi dampak jangka panjang bagi masyarakat.
” Jadi penonton yang datang ke Jabar ini bukan hanya menonton pertandingannya saja, tapi bisa menikmati berbagai keindahan Jabar, baik lokasi wisata, budaya, maupun kulinernya. Bahkan, setelah datang, bagaimana caranya agar orang itu bisa berbisnis di sana,” katanya.
Hal ini, kata Yunandar, telah dilakukan Singapura saat menggelar ajang Sea Games beberapa waktu lalu. ”Mereka menonjolkan juga aspek-aspek lainnya. Ini jadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung,” paparnya.
Baca Juga:Venue Tuntas Akhir TahunUnla Melepas 703 Peserta KKN
Sejauh ini, Yunandar mengaku, dirinya belum melihat upaya ke arah sana yang dilakukan pemerintah maupun PB PON. ”Harus ditonjolkan hal-hal yang unik, selain pertandingannya. Faktor promosi sekarang belum ada. Daya tarik yang belum muncul,” pungkasnya. (agp/mio)
