Pedagang Batu Akik Terbagi Dua

BATU AKIK -bandung-ekspres
SEDANG NGETREN: Seorang pedagang menunjukkan koleksi batu akik miliknya. Sementara itu di Perempatan Ijan, pedagang mengkhawatirkan omzet jika rencana relokasi mulai aktif.
0 Komentar

Kekhawatiran menurunnya pendapatan dari penjualan batu akik disangkal salah satu pedagang Sri Rahayu, 24. Dia telah lebih dahulu menempati salah satu jongko di ITC Kebon Kalapa. Menurutnya, ITC tetap ramai dikunjungi oleh penggemar batu akik. ’’Bukan semakin menurun, tetapi pendapatan terus bertambah karena memang seimbang dengan banyaknya pembeli yang datang ke ITC,’’ kata Sri sudah setahun berjualan di ITC.

Menurut dia, di lokasi yang saat ini ditempati memang semakin ramai dikunjungi. Itu seiring dengan semakin banyaknya pedagang batu akik yang kini menempati lokasi ITC. Namun, dia berharap agar pihak pengelola dapat lebih bijak dalam pembagian tempat.

’’Di lantai satu hanya gosok saja, jangan dicampur aduk dengan rangka. Sedangkan di lantai dua khusus untuk rangka dan batu. Tetapi saat ini masih saja ada pedagang yang bandel,’’ ucap dia.

Baca Juga:The 90’s Festival: Kenang Kejayaan 90-anBI Fokus Kendalikan Inflasi

Untuk sewa tempat, Sri mengungkapkan bervariatif. Artinya, harga sewa mengikuti besar kecilnya luas kios. ’’Di sini ada per satu tahun dan bulanan juga. Yang saya tahu, untuk harga sewa satu bulan sekitar Rp 600 ribu,’’ tandas wanita asal Garut ini. (asp/tam)

0 Komentar