oleh

Pergeseran Tanah di di Kampung Dengkeung, BPBD Tunggu Kajian Geologi

Dia menyebutkan, bencana pergerakan tanah di Kampung Dengkeung mengancam 57 KK atau 191 jiwa.  BPBD telah melaksanakan assesment dan monitoring di lokasi bencana sejak 31 Maret lalu dimana hasilnya  pergerakan tanah di sana berpotensi memicu terjadinya longsor.

Selain itu, rencananya Rabu (6/4)  bencana pergerakan tanah di Kampung Dengkeung akan dibahas di internal Pemkab Bandung Barat. ’’Hingga saat ini belum ditetapkan status tanggap darurat, dan belum merelokasi penduduk kampung  tersebut. Kami juga nanti akan membahas apakah memang perlu tidaknya dibuatkan rumah hunian sementara (huntara) atau rumah hunian tetap (huntap) bagi penduduk yang tinggal di lokasi bencana,’’ tandasnya.

Sementara itu, selain mendirikan tenda buat penampungan sementara warga, BPBD Kabupaten Bandung Barat juga menyalurkan bantuan berupa mie instan, air minum kemasan, sembako, tikar, dan lampu penerangan. Bantuan diangkut dengan menggunakan dua unit kendaraan bak terbuka milik BPBD. ’’Tentunya kami juga siapkan bantuan untuk keperluan warga sekitar yang rumahnya sudah rusak,’’ pungkasnya. (drx/vil)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.