136

Perkantoran Pemkab Bandung Barat Rawan Curanmor

NGAMPRAH– Iis Nise, 21, warga Desa Padaasih Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat yang juga bekerja sebagai tenaga kerja kontrak (TKK) di Dinas Sosial menjadi korban pencurian bermotor (curanmor) di area parkir Gedung A Pemkab Bandung Barat, Rabu (5/12). Motor jenis matic dengan nomor polisi D 2518 UCF diketahui hilang sekitar pukul 14.00 WIB. “Motor saya di parkirkan sejak pukul 08.00, kebetulan saya ada tugas ke gedung Setda. Ketika datang ke parkiran, motor saya sudah tidak ada sekitar pukul 14.00. Padahal, motor juga dalam keadaan dikunci,” kata Iis ditemui di lokasi.

Setelah mengetahui motornya hilang, Iis langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Satpol PP dan Dinas Perhubungan serta petugas Bhabinkamtibmas Desa Mekarsari. “Melapor sudah, tinggal nanti mau laporan juga ke Polsek Padalarang,” kata Iis yang sudah bekerja selama dua tahun tersebut.

Iis berharap, setelah melapor kepada pihak kepolisian, pelaku dapat ditangkap serta ke depan tidak ada lagi kejadian serupa. Dia juga meminta agar pengamanan di lingkungan Pemkab Bandung Barat ini bisa ditingkatkan untuk mencegah terjadinya curanmor. “Mudah-mudahan tidak ada lagi kasus seperti ini dan pengamanan bisa ditingkatkan saja,” ujarnya seraya menyebutkan CCTV di area parkiran dalam kondisi mati.

Sementara itu, Anggota Bhabinkamtibmas wilayah Desa Mekarsari, Brigadir Ahmad Hamzah menjelaskan, setelah mengetahui adanya laporan kehilangan motor dirinya langsung mendatangi lokasi. Menurutnya, kasus curanmor di area Pemkab kerap terjadi. “Tahun ini sekitar 4 kasus kehilangan motor sudah terjadi di kantor Pemkab. Ada juga kehilangan helm,” terangnya.

Dia juga menyarankan, setelah seringnya kasus curanmor terjadi di area perkantoran pemerintah, sinergitas antara Satpol, Dishub, Diskominfo serta kepolisian harus ditingkatkan. “Masukan dari kami, agar pengamanan bisa ditingkatkan baik dari Satpol PP maupun Dishub. Sementara, Diskominfo bisa memantau dari CCTV. Karena CCTV yang terpasang di tempat kejadian ini dalam kondisi mati,” kata Hamzah seraya menyebutkan pada saat kejadian petugas parkir tidak ada di tempat.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar KBB Rini Sartika menyebutkan, tempat hilangnya motor yang terjadi hari ini bukan lokasi parkir. Sebab, Pemkab sudah menyiapkan lahan parkir khusus untuk kendaraan bermotor. “Lokasi itu (tempat hilang motor) bukan tempat parkir dan lokasi parkir motor sudah kami sediakan khusus (di bawah gedung A),” katanya.

Saat ini, sebut dia, Dinas Perhubungan tengah menata area parkir untuk kendaraan motor dan mobil. Sehingga pihaknya masih menunggu hasil dari penataan tersebut agar tertata dengan rapih dan tidak semerawut. Termasuk penempatan personel di lokasi parkir juga tengah dibahas dengan Dishub.

“Memang untuk pengamanan kendaraan ini dibutuhkan sinergitas bersama antara kami dengan dishub agar tercipta keamanan bagi masyarakat yang datang. Termasuk sekarang setiap kendaraan yang masuk perkantoran pemkab diberikan kartu, itu juga merupakan gagasan dari Dishub agar setiap kendaraan yang masuk bisa terdata juga untuk meningkatkan keamanan,” pungkasnya. (drx)

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.