Ingin Seni Qasidah Bangkit Lagi

30
AGAR BERKEMBANG: Anggota DPR RI Cucu Syamsurizal dan anggota DPD Jabar Eni Sumarni berikan bendera organisasi.

CILEUNYI – Sempat terkenal di tahun 80 an kesenian islami qasidah diharapkan terus berkreasi dengan menghasilkan karya-karya terbaiknya.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (DPD Lasqi) Kabupaten Bandung Hj. Fatimah mengatakan, meskipun perkembangan teknologi sudah semakin pesat kesenian Qasidah masih tetap banyak digemari masyarakat.

Kendati begitu, untuk menghasilkan karya seni islami berkualitas Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia Kabupaten Bandung harus dilakukan pembinaan dalam mengembangkan seni Islami.

ads

’’Potensi seni Islami di Kabupaten Bandung sangat besar dan nyatanya 60 persen kesenian Islami se Jabar, sekitar 25 persen itu ada di Kabupaten Bandung,”kata Fatimah ketika ditemui kemarin. (7/11).

Fatimah yang saat ini duduk di Komisi V DPRD Provinsi Jabar ini menuturkan, meski baru dilantik pihaknya akan memperjuangkan Lasqi agar terus eksis dan berkontribusi dalam kemajuan kesnian islami di Jabar.

’’ Menyuarakan seni dan qasidah itu sama saja untuk syiar Islam dan ini akan terus kita gaungkan,” kata Fatimah.

Sementara itu Ketua Umum DPW Lasqi Jabar Hj. Eni Sumarni mengatakan, Lasqi sudah lama berkembang di Indonesia sejak 1970. Namun dalam perjalanannya, Lasqi sempat vakum dan kini mulai berkembang lagi.

“Saat ini, Lasqi begitu pesan perkembangannya. Perkembangan Lasqi sangat islami dan sangat tepat di situasi sekarang ini kemudian dihidupkan kembali,” ungkap Eni.

Eni menyebutkan, Lasqi di Jawa Barat ini sudah terbentuk di belasan kabupaten dan kota. Eni pun mentargetkan Lasqi terbentuk di semua kabupaten/kota di Jabar.

Selain itu, lanjutnya, DPW Lasqi Jabar pun terus mendorong DPD Lasqi Kabupaten Bandung untuk menyemarakkan dan mengembangkannya.

“Dengan harapan, DPD Lasqi Kabupaten Bandung bisa berprestasi di kabupaten, provinsi dan tingkat nasional,” kata dia.

Dia berharap Lasqi bisa sampai ke mancanagara guna mengembangkan nilai-nilai moral dan ukhuwah islamiyah. Sebab Lasqi kental dengan nilai-nilai agama.

’’Kita kembangkan lagi Lasqi dan sinarkan lagi dengan tujuan untuk membentuk manusia insan kamil yang membanggakan,” harapnya.

Sementara itu, Anggota DPR RI dari Fraksi PKB H. Cucun Ahmad Syamsurijal, S.Ag., mengatakan, Lasqi merupakan bagian dari upaya untuk menyampaikan syiar Islam, di antaranya konsep keagamaan melalui seni dan qasidah.

Lasqi merupakan lembaga yang memiliki fungsi sama dengan dakwah. Sebab, jika merujuk pada sejarah Walisongo dalam berdakwah menyampaikannya melalui syair agar lebih mengena di hati masyarakat saat itu.

“Lasqi bukan barang baru, pola dakwah melalui seni. Di antaranya, melalui seni marawis dan qasidah sudah berkembang sejak lama dan sejak zaman Walisongo,” katanya. (yul)

~ads~
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.