Distan Bagi-Bagi Hewan Ternak

Sediakan Kandang Komunal untuk Pemeliharaan

82
KANDANG KOMUNAL: Puluhan ekor Sapi dikembangbiakan di dalam kandang Komunal milik kelompok peternak di daerah Kabupaten Situbondo Jawa Tengah yang merupakan program bantuan dari pemerintah pusat untuk pemberdayaan masyarakat.

SOREANG – Untuk mening­katkan produktivitas kalangan peternak di Kabupaten Bandung rencanannya Dinas Pertanian dan Peternakan (Distan) akan memberikan bantuan berupa hewan ternak Kambing dan sapi kepada kelompok tani.

Kepala Distan Kabupaten Bandung Tisna Umaran men­gatakan, rencana tersebut saat ini sedang melalui proses lelang dengan mekanisme penyalu­ran dibagi dalam dua tahap.

Menurutnya, proses dan mekanismenya akan dila­kukan secara bertahap yang akan disalurkan pada bulan April sekaligus menyukseskan program Citarum Harum untuk para petani perambah hutan agar mau alih pro­vesi menjadi peternak. Se­dangkan tahap kedua akan diberikan Oktober untuk sejumlah program pening­katan produktivitas peternak sapi dan kambing.

Lihat Juga:  The Gunners Ketar Ketir

’’ Jadi nanti bantuan 200 ekor sapi dan 1000 ekor kambing untuk tahap awal,” jelas tisna ketika ditemui di ruang ker­janya kemarin (21/2).

Tisna menyebutkan untuk alokasi anggaran pihaknya menyediakan dana sebesar Rp 3 miliar. Sedangkan untuk pe­meliharaan hewan ternak tidak bisa dibawa pulang ke rumah. Tetapi, pihak Distan akan me­nyediakan kandang komunal untuk hewan tersebut.

Dirinya menjanjikan, ternak-ternak tersebut akan diberikan ke kelompok dan per orang­nya dengan jumlah 10 ekor. Sedangkan untuk kandang Komunal yang disediakan Pemkab bisa menampung 200 ekor kambing.

Lihat Juga:  Rakerwil PBB Sambut Pileg

’’Inikan berarti bisa untuk jatah 20 orang yah,’’ujar Tisna.

Tisna menilai, mekanisme pemeliharaan dengan dise­diakan kandang Komunal dapat meminimalisir prila­ku dari kalangan petani yang sering menjual secara sepi­hak. Sehingga, pihak Distan merasa kesulitan untuk me­lacaknya.

’’ Berdasarkan pengalaman bila dibawa langsung ke rumah Kambing dan Sapi yang sudah diberikan bukannya di­kembangbiakan tetapi hilang begitu saja,’’ungkap dia.

Untuk itu, pada pelaksana­annya nanti pihaknya akan bekerja sama dengan TNI dan pihak swasta. Sekaligus, mem­berikan pembinaan dan pe­mantauan kesehatan hewan-hewan yang dikembangbiakan.

Untuk biaya pakan ternak lanjut dia, pihak Pemkab tidak memberikan anggaran ke­pada para peternak. Namun, untuk menghasilkan uang para peternak nanti akan di­salurkan bekerja pada pihak swasta di antaranya Arta Graha dan Agro Technopark.

Lihat Juga:  Perjalanan Hamilton Merengkuh Empat Gelar Juara F1

Dirinya menambahkan, pemberian hewan ternak ini merupakan bantuan dari pu­sat memalui Dirjen Peterna­kan. Bahkan, untuk hewan unggas ayam akan diberikan sebanyak 33 ribu ekor ayam buras dan setiap petani menda­patkan 100 ekor per orangnya.

“Jadi nanti setiap kelompok harus mengurus bersama-sama, untuk menghasilkan telor dari ayam-ayam ter­seut. Dan telor itu akan kami bantu untuk ke pasar tradi­sional atau modern,”pungkas Tisna. (yul/yan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.