Cegah Korupsi Sejak Pilkada

28
FOTO:MIFTAHULAYAT/JAWA POS
PAPARAN KAPOLRI: Kapolri Jenderal Tito Karnavian, menggelar konferensi pers akhir tahun Polri 2017 di Jakarta, beberapa waktu lalu. Kapolri memaparkan di 2017 terjadi penurunan sebesar 23 persen jumlah kejahatan.

JAKARTA – Satgas Anti Money Politic bakal berupaya mengendus adanya politik uang dalam pilkada serentak 2018. Bila politik uang bisa dicegah, maka potensi kepala daerah untuk melakukan korupsi juga bakal menurun.

Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menjelaskan, korupsi itu biasanya muncul karena kepala daerah ingin balik modal akibat kampanye yang mengeluarkan biaya yang banyak. ”Biaya yang banyak itu ada yang untuk membayar agar memilih,” jelasnya.

Sistem semacam itu yang membuat korupsi sulit untuk dihentikan. Maka, jauh-jauh hari bisa dicegah dengan menekan kemungkinan politik uang. ”Satgas ini yang tugasnya mencegah itu,” paparnya.

Lihat Juga:  Nyonya Tua Menatap Treble Winners

Saat kepala daerah yang terpilih itu tidak bermain politik uang. Maka, dia tidak perlu mencari balik modal. ”Cari balik modal itu karena tidak mungkin terbayar dengan gaji kepala daerah selama lima tahun,” terangnya.

Menurutnya, sebenarnya Satgas ini berupaya membantu masyarakat agar bisa mendapatkan pemimpin yang tepat. Kalau yang bermain politik uang tentu sebaiknya tidak dipilih. ”Satgas ini tentu butuh bantuan masyarakat,” ujarnya.

Untuk struktur satgas tersebut saat ni sedang dirancang. Yang pasti, satgas ini tidak bisa hanya dari Polri. Diharapkan ada kerjasama dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ”Kalau sudah selesai susunannya, kami umumkan,” jelas jenderal berbintang dua tersebut.

Lihat Juga:  Sauna di Tempat Pembuangan Akhir Sampah di Balikpapan

Selama dipimpin Kapolri Jenderal Tito Karnavian, memang beberapa kali satgas untuk masalah yang spesifik dibentuk. Diantaranya, Satgas Saber Pungli, Satgas Pangan, Satgas Merah Putih dan Satgas TPPO.

Yang paling mencolok keberhasilan kinerjanya adalah Satgas Pangan dan Satgas Saber Pungli. Satgas pangan bahkan membuat menekan kebiasaan peningkatan harga pangan saat Idul Fitri. Hingga terjadi kestabilan harga saat Idul Fitri 2017.

Satgas Saber Pungli juga cukup berhasil dengan melakukan ratusan operasi tangkap tangan (OTT) se-Indonesia. Bahkan, sebagian besar kasusnya berada di internal kepolisian. Satgas ini menunjukkan semangat Polri yang ingin bersih-bersih.

Lihat Juga:  Didik Anak, Orang Tua dan Guru Bersikap Bijak

Satgas money politic juga diharapkan dapat memberikan kontribusi tersendiri. Namun, jangan sampai satgas ini justru ditunggangi pihak tertentu untuk mendapatkan keuntungan. (idr/rie)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.