Sambut Hari Pahlawan 10 November, MUI Kota Bandung ajak Warga Tetap Aman dan Damai

Sambut Hari Pahlawan 10 November, MUI Kota Bandung ajak Warga Tetap Aman dan Damai
Sambut Hari Pahlawan 10 November, MUI Kota Bandung ajak Warga Tetap Aman dan Damai
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Hari Pahlawan 10 November 2026 nanti sebagai momentum memperkuat persatuan dan menjaga keamanan kota.

Hal ini disampaikan langsung Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung, Dr. KH. Asep Ahmad Fathurrohman, Lc., M.Ag., Sabtu, 7 November 2026.

“Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan ini, mari kita semua memperkuat persatuan, menjaga keamanan dan kondusivitas kota. Jangan mudah terprovokasi, jangan sampai perbedaan pendapat memecah belah persaudaraan kita,” katanya.

Baca Juga:Polres Tasikmalaya Bersihkan Sungai dan Tebar 2.000 Benih Ikan, Wujudkan Kepedulian terhadap LingkunganSekolah Ambruk, Tagana dan Polisi Dirikan Tenda Darurat, Komite Sekolah Singgung Bantuan Pemda

Asep mengatakan, hari pahlawan 10 November 2026 nanti, merupakan sebuah momentum sepesial bagi bangsa Indonesia. Maka dari itu, seluruh elemen masyarakat, mahasiswa, aktivis, buruh, dan kelompok masyarakat sipil khususnya di Kota Bandung agar tetap menjaga kondusivitas.

“Menyampaikan aspirasi itu adalah hak. Tapi lakukanlah dengan santun, tertib, dan damai. Jangan sampai perbedaan pendapat berujung pada tindakan anarkis yang merugikan masyarakat luas,” ungkapnya.

Menurutnya, menjaga keamanan Kota Bandung khususnya adalah tanggung jawab bersama. Semangat kepahlawanan harus diwujudkan dalam sikap saling menghormati, menjaga persaudaraan, dan mengedepankan musyawarah.

Sehingga ia mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang dapat memicu konflik dan mengganggu ketenteraman masyarakat.

“Berani berpendapat, tetap santun bertindak. Berbeda pendapat, tetap jaga persaudaraan. Itulah cara kita menghormati jasa para pahlawan,” pungkasnya.

0 Komentar