Revitalisasi Taman Teuku Umar Bandung Berubah, Skatepark Dihapus dan Diganti Area Duduk Terbuka

Suasana taman fitnes di Jalan Teuku Umar, Kota Bandung, Jumat (6/11/2026). Pemerintah Kota Bandung telah menye
Suasana taman fitnes di Jalan Teuku Umar, Kota Bandung, Jumat (6/11/2026). Pemerintah Kota Bandung telah menyerap aspirasi warga dan menyiapkan desain baru revitalisasi taman tersebut. Dalam konsep terbaru, area skate park yang sebelumnya direncanakan menempati 30 persen area taman dihilangkan dan diganti dengan konsep communal space sebagai ruang aktivitas bersama masyarakat. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Rencana revitalisasi Taman Teuku Umar di Kota Bandung mengalami perubahan desain. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memutuskan menghilangkan fasilitas skatepark dari rancangan awal setelah mempertimbangkan aspirasi warga yang khawatir aktivitas olahraga tersebut menimbulkan kebisingan di lingkungan permukiman.

Sebagai gantinya, area yang semula direncanakan menjadi skatepark akan dialihfungsikan menjadi ruang duduk terbuka yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk bersantai dan beraktivitas di ruang publik.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung, Luthfi Firdaus, mengatakan perubahan tersebut dilakukan setelah Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meminta agar masukan masyarakat sekitar menjadi salah satu pertimbangan utama dalam pelaksanaan revitalisasi.

Baca Juga:Ruang Kelas Berganti Tenda, Semangat Siswa SDN Cioray Bojonggambir Terap MenyalaPoliteknik Al Islam Bandung Gelar Pelatihan PPR Radiologi Konvensional Gelombang Kedua

“Pertama, karena warga menyampaikan kekhawatiran terhadap potensi kebisingan. Selain itu, dari sisi teknis, lokasi skatepark idealnya berada di area yang sudah memiliki tingkat kebisingan tinggi, seperti di bawah jembatan layang,” ujar Luthfi saat ditemui di Taman Teuku Umar, Kota Bandung, Jumat (6/11).

Menurut Luthfi, Kota Bandung sebenarnya telah memiliki fasilitas skatepark di bawah Jalan Layang Pasupati yang selama ini aktif dimanfaatkan komunitas skateboard. Namun, fasilitas tersebut juga membutuhkan penataan ulang agar lebih layak dan nyaman digunakan.Penataan skatepark di bawah Jalan Layang Pasupati itu direncanakan masuk dalam program pekerjaan pada 2027 mendatang.

Sementara itu, revitalisasi Taman Teuku Umar yang sebelumnya dijadwalkan mulai sekitar sepekan lalu mengalami penyesuaian waktu pelaksanaan. Luthfi memperkirakan pekerjaan fisik mulai berjalan pada Sabtu hingga Senin mendatang.

Dia memastikan, perubahan desain tersebut tidak menimbulkan persoalan di lingkungan sekitar. Bahkan, warga disebut memberikan respons positif terhadap rencana pembenahan taman yang selama ini dinilai kurang terawat.

“Situasi di lapangan aman. Warga sekitar justru mengapresiasi adanya perbaikan, karena selama ini lokasi ini terlihat kurang terawat dan kotor. Bahkan, warga meminta lampu penerangan yang mati segera diperbaiki,” katanya.

Selain perubahan desain, Pemkot Bandung juga akan mengembalikan penamaan taman tersebut menjadi Taman Teuku Umar. Sebelumnya, kawasan itu sempat menggunakan nama Taman Fitness.

Luthfi menyebut, penyesuaian nama tersebut mengikuti hasil kajian toponimi yang dilakukan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung.

0 Komentar