JABAR EKSPRES – Empat student-athlete terbaik keluar sebagai juara Campus League Billiard Regional Bandung 2026 dan memastikan langkah ke fase The Nationals. Muhammad Arriza Dwi Septian, Kemal Syalendra Rambitan, dan Della Felisia Marcella sukses mengukir prestasi dalam turnamen yang berlangsung di Covina Sports Center, Bandung, Rabu (4/11/2026).
Muhammad Arriza Dwi Septian dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Sumedang menjuarai nomor 9 Ball Men’s Single. Sementara itu, Kemal Syalendra Rambitan dari Universitas Kristen Maranatha menjadi kampiun 10 Ball Men’s Single.
Di sektor putri, Della Felisia Marcella dari Universitas Bina Nusantara Bandung tampil dominan dengan menyapu bersih gelar juara 9 Ball Women’s Single dan 10 Ball Women’s Single. Campus League Billiard 2026 menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi dan berkompetisi di cabang olahraga biliar.
Baca Juga:Antusias Membludak, Tiket Final DBL Jakarta di Indonesia Sold Out Kurang dari 2 HariDorong Pajak Pembalut 0 Persen, Said Iqbal Tegaskan Ini Kebutuhan Dasar Perempuan
Ajang ini digelar di empat kota, yakni Surabaya, Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta, dengan mengadopsi standar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI).
Di Bandung, turnamen hasil kolaborasi Campus League, LUGU Group, dan POBSI tersebut diikuti 26 student-athlete dari 11 perguruan tinggi.
CEO Campus League, Ryan Gozali, mengatakan penyelenggaraan Campus League Billiard merupakan bagian dari upaya memperluas ekosistem olahraga kampus yang selama ini lebih banyak didominasi cabang populer seperti basket dan futsal.
“Diselenggarakannya Campus League Billiard ini memang dalam rangka mengubah mindset olahraga kampus. Kalau tidak diangkat, pasti olahraganya itu-itu saja. Maka dari itu kami mulai eksplor dan kami melihat biliar juga ada kesempatan berkembang. Kami ingin memberikan ruang untuk cabor-cabor prestasi tapi belum populer, khususnya biliar yang terbilang potensial,” ujarnya.
Turnamen mempertandingkan dua nomor, yakni 9 Ball dan 10 Ball, dengan aturan teknis mengacu pada standar kompetisi profesional, mulai dari ketentuan break, penempatan bola sasaran, hingga sistem kemenangan berdasarkan jumlah rack.
Promotor Campus League Billiard 2026, Chris Lim, mengapresiasi antusiasme peserta dalam penyelenggaraan perdana regional Bandung. Menurutnya, kompetisi ini menjadi bagian dari upaya membangun sistem pembinaan atlet biliar muda yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
