Peternak KJA Saguling Menjerit, Ikan Mati 5 Ton Harga Jual Terjun Bebas

Peternak KJA Saguling merugi dampak fenomena upwelling. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
Peternak KJA Saguling merugi dampak fenomena upwelling. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

Sementara itu, ikan berukuran kecil yang tidak memungkinkan untuk dijual akhirnya dibagikan kepada masyarakat karena tidak ada pembeli.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, Teten mulai mengurangi jumlah benih yang ditebar di keramba. Dia juga memanfaatkan mesin pompa air atau alkon untuk membantu memasok udara ke kolam agar ikan yang masih dipelihara tetap memperoleh oksigen.

Dia berharap kematian massal kali ini menjadi kejadian terakhir sepanjang 2026. Sebab, pengalaman tahun sebelumnya menunjukkan fenomena serupa dapat mengakibatkan kerugian yang jauh lebih besar bagi peternak KJA.

Baca Juga:Jenderal Listyo Sigit Ditetapkan Sebagai Tersangka Skandal Penyadapan Ilegal PresidenSoal Eks Setda Jadi Potensi PAD, Bupati Cecep : Tidak Mendadak dan Penuh Pertimbangan

Pada 2025, kematian massal ikan di Waduk Saguling disebut mengakibatkan kerugian peternak hingga Rp10 miliar. Dengan kondisi tersebut, Teten berharap kejadian tahun ini tidak kembali meluas dan menambah beban ekonomi peternak.

“Semoga ini menjadi kejadian terakhir tahun ini. Berkaca dari 2025, kerugiannya sampai Rp10 miliar. Mudah-mudahan yang sekarang tidak bertambah dan tidak terjadi lagi,” harapnya.

Di sisi lain, Teten menilai persoalan pencemaran air juga perlu mendapat perhatian serius. Menurutnya, limbah yang berasal dari wilayah hulu turut memperburuk kualitas air Waduk Saguling dan berpotensi meningkatkan risiko kematian ikan.

Dia berharap pengendalian pencemaran dilakukan secara menyeluruh, terutama terhadap limbah yang masuk dari wilayah hulu, sehingga kualitas air waduk tetap terjaga dan aktivitas budidaya ikan tidak terus terancam.

“Pengendalian pencemaran dari hulu juga penting. Jangan sampai limbah terus masuk ke waduk dan akhirnya peternak yang harus menanggung kerugiannya,” tandasnya. (Wit)

0 Komentar