“Kami memberikan reward makanan khas Tasikmalaya berupa Kupat Tahu Mangunreja kepada pengendara yang patuh dan lengkap. Kebetulan ada juga pengendara dari luar kota yang taat berkendara, jadi sekalian kami berikan oleh-oleh kupat tahu,” katanya.
Salah satu pengendara yang merasakan kejutan itu adalah Nadila (22), perantau asal Solo, Jawa Tengah, yang kini bekerja di kawasan Singaparna.
Nadila mengaku tidak menyangka perjalanan pulang selepas bekerja justru menghadirkan pengalaman menyenangkan. Saat dihentikan petugas, ia sempat mengira akan menjalani pemeriksaan seperti pengendara lainnya.
Baca Juga:Jenderal Listyo Sigit Ditetapkan Sebagai Tersangka Skandal Penyadapan Ilegal PresidenSoal Eks Setda Jadi Potensi PAD, Bupati Cecep : Tidak Mendadak dan Penuh Pertimbangan
Namun, karena menggunakan helm dan membawa surat-surat kendaraan lengkap, ia justru mendapatkan hadiah kuliner khas Tasikmalaya.
“Saya belum pernah merasakan dan mencicipi Kupat Tahu Mangunreja selama bekerja di sini. Sangat gembira dan senang sekali bisa menikmati kuliner khas ini sepulang kerja berkat tertib lalu lintas,” tutur Nadila.
Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polres Tasikmalaya berharap masyarakat semakin memahami bahwa kepatuhan berlalu lintas harus tumbuh dari kesadaran, bukan karena takut terhadap sanksi.
Pendekatan dengan memberikan apresiasi diharapkan mampu menciptakan suasana operasi yang lebih bersahabat, sekaligus mendorong pengendara menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan dalam setiap perjalanan. (Hen)
